Senin, 13 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Masakan Khas Setiap Lebaran di Balikpapan jadi Kenangan Indah Bagi Roro

Setiap manusia tentu memiliki kenangan indah dengan orang-orang yang telah "mendahuluinya" karena wafat.

|
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
HIDANGAN LEBARAN 2024 - Roro Avrilia, wanita berusia hampir 20 tahun mengaku, selalu teringat dengan mendiang kakek dan neneknya itu saat akan berziarah ke makamnya sebelum hari raya Idul Fitri. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setiap manusia tentu memiliki kenangan indah dengan orang-orang yang telah "mendahuluinya" karena wafat. Hal ini pula yang dirasakan Roro, saat mengingat kebersamaannya mendiang sang nenek.

Wanita berusia hampir 20 tahun itu mengaku, selalu teringat dengan mendiang kakek dan neneknya itu saat akan berziarah ke makamnya sebelum hari raya Idul Fitri.

Bagi Roro, neneknya adalah sosok yang asik, alim, dan sangat perhatian padanya.

Terlebih, tambah Roro, sang nenek tak jarang mengajaknya jalan-jalan, dan memasak makanan setiap bulan ramadhan berupa gado-gado yang menjadi ciri khasnya sendiri.

Baca juga: Kisah Penjual Kembang Kuburan di Balikpapan, Raup Pendapatan Rp1,2 Juta dalam Dua Hari

"Mereka berdua (kakek dan nenek) itu alim banget, jadi aku selalu disuruh sholat, ngaji. Sering ditanyai, sudah baca juz sampai mana?, sudah sholat apa belum? dan lain-lain," ungkapnya, Minggu (10/3/2024).

Bahkan, kenangan-kenangan menggelitik seperti dimarahi dan dikejar dengan membawa sapu juga menjadi hal yang tak dapat Roro lupakan.

Roro Avrilia
Roro Avrilia, wanita berusia hampir 20 tahun mengaku, selalu teringat dengan mendiang kakek dan neneknya itu saat akan berziarah ke makamnya sebelum hari raya Idul Fitri. (TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO)

"Pernah beberapa kali dimarahin. Dikejar pakai sapu. Ya namanya juga waktu itu aku masih anak-anak,hahaha," ucapnya dengan tawa getir.

Namun siapa sangka, hal itu tak lagi ia rasakan, bahkan tradisi mengunjungi rumah nenek tak lagi sering dilakukan.

Sebab, sang nenek meninggal dunia saat Roro duduk di bangku kelas 1 SMP.

Baca juga: Doa Ziarah Kubur Orang Tua yang Telah Meninggal Saat Lebaran

"Jadi semua itu berkesan sih. Pas meninggalnya, aku nangis tantrum. Karena juga meninggalnya pas di kamarku, dia bilang mau tidur, ternyata gak bangun lagi," beber Roro.

"Waktu itu aku sama kakakku lagi nonton Drakor. Namanya juga umur, gak ada yang tau," pungkasnya.

SIDANG ISBAT - Petugas memantau hilal di area pemantauan hilal Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (20/4/2023) lalu. Hasil pantauan hilal di sejumlah lokasi ini dipakai menjadi pertimbangan dalam sidang isbat. Setiap tahun, Pemerintah menggelar sidang Isbat penentuan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah. Penjelasan Kemenag soal perlunya diadakan sidang isbat.
SIDANG ISBAT - Petugas memantau hilal di area pemantauan hilal pada Kamis (20/4/2023) lalu. Hasil pantauan hilal di sejumlah lokasi ini dipakai menjadi pertimbangan dalam sidang isbat. Setiap tahun, Pemerintah menggelar sidang Isbat penentuan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah. Penjelasan Kemenag soal perlunya diadakan sidang isbat. (Tribunnews.com/Jeprima)

Profil 

Nama: Roro Avrilia Putri G
TTL: 17 April 2004
Hobi: makan dan tidur
Motto: yuk bisa yuk
Instagram: @avriliaapgg
Lokasi Pemotretan: Baypark Plaza Balikpapan.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved