Ramadhan 2024
Apa Boleh Menjual Makanan di Siang Hari Bulan Ramadhan? Penjelasan Lengkap Buya Yahya
seringkali ditemui para pedagang yang menjual makanan di siang hari saat bulan Ramadhan.
TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini telah masuk 11 Ramadhan 2024 / 1445 H.
seringkali ditemui para pedagang yang menjual makanan di siang hari saat bulan Ramadhan.
Tak jarang pula, mereka menjual makanan pada siang hari.
Padahal biasanya, orang menjual makan pada saat menjelang berbuka puasa yakni kala sore hari.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, bolehkan menjual makanan di siang hari saat puasa Ramadhan?
Berikut penjelasan Buya Yahya seperti dikutip dalam YouTube Al-Bahjah TV.
Baca juga: Telinga Tidak Sengaja Kemasukkan Air Saat Mandi Apakah Puasanya Tetap Sah? Penjelasan Buya Yahya
"Menjual makanan dan makan itu di siang hari bulan Ramadhan itu yang gak boleh urusannya dengan orang yang wajib puasa. Wanita haid boleh makan di siang hari bulan Ramadhan, berpergian boleh makan di siang hari bulan Ramadhan," kata Buya Yahya.
"Maka jualan makanan di siang haripun boleh kepada orang yang tidak wajib puasa. Permasalahannya adalah Anda menjual kepada orang yang harus berpuasa, berarti Anda menolong bermaksiat, itu saja kaidahnya," ujar Buya Yahya.
Sehingga menjual makanan di siang hari diperbolehkan asal tidak wajib berpuasa.
Namun, apabila menjual makanan kepada orang yang berpuasa maka itu termasuk bermaksiat.
Kemudian, Buya Yahya menambah penjelasan terkait menjual makanan kepada yang tidak berpuasa.
"Kalau Anda menjual makanan untuk orang yang tidak wajib puasa, anak kecil yang masih harus makan, kemudian bapak tua yang sakit-sakitan, kemudian kaum musafir berpergian, boleh-boleh saja. Jadi, menjual makanan kepada yang gak boleh yang haram catatannya adalah menjual makanan di siang hari bulan Ramadhan untuk orang yang wajib berpuasa. Kalau ada orang yang tidak wajib berpuasa, maka Anda boleh menjualnya," ucap Buya Yahya.
Artinya, apabila menjual makanan untuk orang yang tidak berpuasa maka boleh dilakukan.
Lantas siapakan orang yang tidak wajib berpuasa?
Ada 9 orang yang tidak wajib berpuasa, yakni orang gila, anak kecil, orang sakit parah, orang tua, wanita yang sedang haid, hamil dan menyusui, wanita yang sedang mengalami nifas, dan orang yang sedang berpergian.
Selain itu, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa orang yang hendak menjual makanan saat puasa Ramadhan hendaknya di tutup agar tidak menimbulkan fitnah.
"Karena umumnya orang itu berpuasa, maka bagi siapa pun yang membuka warung untuk musafir hendaknya di rapikan, ditutup supaya tidak menjadi fitnah nanti. Harus ada tAnda-tAndanya, ada tulisannya, jika Anda musafir Anda boleh belanja, dan harus tau ada tAnda-tAndanya," tambah Buya Yahya.
Jadi, apabila hendak menjual makanan di saat puasa Ramadhan alangkah baiknya memberikan tAnda agar tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari.
7 keutamaan sedekah di bulan Ramadhan berikut ini:
1. Pahala yang Berlipat Ganda
Dikutip dari laman Badan Zakat Kota Yogyakarta, dengan memberikan sedekah di bulan Ramadhan maka akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Pasalnya bersedekah di bulan Ramadhan dianggap lebih mulia dibanding hari biasanya.
Seperti diketahui bahwa jika melakukan amalan di bulan suci Ramadhan maka akan diberi pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Oleh sebab itu, sedekah di bulan Ramadhan memiliki bobot dan nilai yang lebih tinggi daripada bulan-bulan lainnya.
2. Menghapus Dosa
Rasulullah SAW menyampaikan bahwa sedekah itu memiliki kekuatan dalam menghapus dosa-dosa orang yang memberikan sedekah.
Apalagi sedekah yang dilakukan di bulan suci Ramadhan, maka orang tersebut akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT dan membersihkan dirinya dari segala dosa-dosanya.
3. Memberi Kebahagiaan
Sedekah termasuk amalan utama karena manfaatnya bukan hanya dirasakan pemberi, tapi juga dirasakan orang lain.
Dengan memberikan sedekah di bulan suci Ramadhan, maka dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan bagi kehidupan seseorang.
Di sisi lain, orang yang menerima sedekah juga bahagia atas rezeki yang diberikan dari Allah lewat seseorang.
Tak hanya itu, bagi si pemberi sedekah akan diberi pahala yang berlipat ganda, dengan syarat memberikan sedekah tersebut dengan rasa ikhlas dan tulus di bulan Ramadhan.
4. Membantu Kaum yang Membutuhkan
Seringkali, bulan Ramadhan menjadi bulan dimana kebutuhan seseorang yang kurang beruntung menjadi lebih terasa.
Dengan memberikan sedekah di bulan ini, seperti halnya memberi makanan untuk berbuka atau sahur menjadi ladang amal kepada mereka yang membutuhkan.
5. Investasi Akhirat
Melansir laman BWI, dengan bersedekah tentunya akan dapat meningkatkan pahala yang dpaat dijadikan sebagai investasi di akhirat.
Dalam hal ini, memberi infak kepada orang yang membutuhkan bisa menjadi amal baik bagi yang memberi.
Hingga pada saat akhirnya tiba, amal kebaikanlah yang bisa menyelamatkan dari siksa api neraka.
6. Meningkatkan Rasa Syukur
Dengan bersedekah, manusia sebenarnya sedang diajarkan tentang arti rasa syukur.
Karena manusia mau dengan ikhlas untuk memberikan sebagian hartanya kepada orang lain.
Oleh sebab itu, sedekah dapat diartikan sebagai wujud dari rasa syukur seseorang atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT.
7. Mendapat Keberkahan Rezeki
Rasulullah SAW menyampaikan bahwasannya, sedekah tidak akan mengurangi rezeki seseorang.
Akan tetapi dengan bersedekah akan menjadi keberkahan bagi kehidupan dan rezeki orang tersebut.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 7 Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan, Menghapus Dosa hingga Wujud Rasa Syukur,
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Bolehkah Menjual Makanan di Siang Hari saat Puasa Ramadhan, Bagaimana Hukumnya?,
| Inilah Niat Puasa Syawal yang Dibaca untuk Qadha/Bayar Utang Puasa Ramadhan 2024 |
|
|---|
| Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Ramadhan 2024, Penjelasan Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
| Jadwal Puasa Syawal 2024, Jangan Sampai Terlewat, Kapan Waktu Terbaik untuk Mengerjakannya? |
|
|---|
| Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Ramadhan 2024, Baca Doa Apa? Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Bayar Utang Ramadhan 2024? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240322_warteg.jpg)