Minggu, 19 April 2026

Pilkada 2024

Tak Ingin Maju, Nama Istri Bupati FX Yapan Muncul di Bursa Pilkada Kubar

Sempat larang tim survei Pilkada 2024 memasukkan nama istrinya, FX Yapan sebut hasil surveinya 3,8 persen.

|
Penulis: Febriawan | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Febriawan
Bupati Kutai Barat, FX Yapan mengaku sempat meminta kepada tim survei bakal calon bupati Kubar untuk Pilkada 2024 agar tidak memasukkan nama istrinya, Yayuk Seri Rahayu. Namun, meski namanya tidak dicantumkan, nama sang istri muncul saat tim melakukan survei. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR -  Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan mengungkapkan, dirinya sempat meminta kepada tim survei bakal calon bupati Kubar untuk Pilkada 2024 agar tidak memasukkan nama istrinya, Yayuk Seri Rahayu. 

"Saya sudah larang dan bilang kepada tim survei, jangan masukkan nama Ibu disurvei," tegas Yapan, Senin (1/4/2024). 

Meski demikian, nama Yayuk Seri Rahayu muncul saat tim melakukan survei di lapangan. 

"Saya juga keget kok tiba-tiba ada nama ibu. Hasil surveinya 3,8 persen lagi, maka namanya tidak masuk," tegasnya. 

Baca juga: Ridwai Jadi Ketua Tim Pendaftaran, PDIP Kubar Buka Pendaftaran Calon Bupati Hingga 15 Mei

Saat dikonfirmasi kepada lembaga survei, kata Yapan, nama istri bupati muncul berdasarkan pilihan masyarakat sendiri. 

"Waktu survei masyarakat tanya kok tidak ada nama Ibu. Karena masyarakat yang tanya, kami catatlah. Kata tim survei. Jadi itulah ada hasilnya," tegasnya. 

Untuk diketahui, ramai rumor bahwa istri Bupati Kubar Yayuk Seri Rahayu akan maju sebagai calon bupati Kubar pada Pilkada 2024

Rumor itu juga menyebar di media sosial, namun pria yang saat ini juga menjabat ketua DPC PDI Perjuangan Kubar ini pun menegaskan bahwa itu tidak benar. 

Baca juga: Tolak Istrinya Dimasukkan di Survei Calon di Pilkada, Yapan Pilih Istirahat Usai Jadi Bupati Kubar

Menurut Yapan, isu tersebut disebarman oleh relawan saja.

"Tidak Ibu (Yayuk,red) tidak mau juga mencalon," tegas Yapan . 

Yapan juga menuturkan tidak menyetujui jika istrinya maju sebagai calon kepala daerah.

Dirinya bersama sang istri memutuskan untuk beristirahat saat masa jabatannya sebagai bupati berakhir.

Sebagai informasi, masa jabatannya sebagai bupati akan berakhir di pengujung tahun ini. 

"Kami sama-sama mau beristirahat saja, ibu juga tidak mau maju," imbuh Yapan. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved