Jumat, 8 Mei 2026

Berita Mahulu Terkini

SMA Negeri 1 Long Bagun Mahulu Kaltim Siap Terapkan Kurikulum Merdeka

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur siap menerapkan sistem kurikulum merdeka

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Juk Hajang mengatakan siap menerapkan Kurikulum Merdeka.TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur siap menerapkan sistem kurikulum merdeka dalam proses belajar mengajar.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Long Bagun, Juk Hajang.

Dia menyebut bahwa pihaknya sudah canangkan pelaksanaan kurikulum merdeka tahun ini.

Kurikulum merdeka direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran baru 2024/2025.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Long Bagun, Juk Hajang mengatakan tahun ini menjadi tahun terakhir menggunakan K-13.

Untuk tahun ajaran baru berikutnya akan menggunakan Kurikulum Merdeka.

"Alumni tahun 2024 ini memang terakhir menggunakan kurikulum K-13. Kedepannya di tahun 2025 itu akan menerapkan Kurikulum Merdeka," katanya, Selasa (28/5/2024).

Baca juga: 50 Contoh Soal UAS PAI Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Terbaru 2024

Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di Samarinda, Tegaskan Kurikulum Merdeka Belajar tak Perlu Diganti

Bahkan, untuk pelaksanaan ujian mendatang siswa di sekolah ini akan mengunakan Kurmer.

Untuk mempersiapkan hal itu, sekolah sudah bersiap dengan matang dengan mempersiapkan tenaga pendidik yang ada.

"Jadi kelas 12 di tahun depan itu akan ujian menggunakan kurikulum merdeka. Sekolah sudah bersiap pertama yaitu gurunya sendiri," tuturnya.

Persiapan tenaga pendidik demi pemaksimalan penerapan kurikulum merdeka dilakukan dengan menggencarkan pelatihan-pelatihan.

Tak hanya itu, sarana dan prasarana pendukung untuk kurikulum merdeka ini pun sudah dipersiapkan dengan matang.

"Kita terus mendorong untuk mereka mengikuti pelatihan-pelatihan sebagai guru penggerak, setelah itu kita mendorong sarana dan prasarana kita agar maksimal mengikuti kurikulum merdeka," ujarnya.

Namun, menurutnya dalam penerapan Kurikulum Merdeka ini pihak sekolah masih kerap terganggu dengan jaringan.

Baca juga: Penerapan Kurikulum Merdeka di Mahulu Kaltim Belum 100 Persen, Dilakukan Disdik Secara Bertahap

"Mereka nanti sudah menggunakan kurikulum merdeka pas ujian. Tapi memang pertama itu kendala jaringan," imbuhnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved