Minggu, 3 Mei 2026

Aplikasi

Inilah 7 Cara Penipu Beraksi Melalui WhatsApp, Pengguna Harus Lebih Hati-hati

Berikut cara penipu beraksi melalui WhatsApp, pengguna harus lebih hati-hati, berikut penjelasannya

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Anggi Firgianti Pratiwi
kompas.com
Ilustrasi Aplikasi WhatsApp. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut cara penipu beraksi melalui WhatsApp, pengguna harus lebih hati-hati, berikut penjelasannya

Ada Cara Penipu Beraksi Melalui WhatsApp, Pengguna Harus Lebih Hati-hati. Berikut penjelasannya

Banyak manusia seluruh dunia berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp.

WhatsApp sangat berguna untuk berkomunikasi jarak jauh, dengan cara chat ataupun videocall.

Dibalik WhatsApp yang memiliki manfaat, sayangnya seringkali para pelaku kejahatan menjalankan aksi penipuan.

Banyak sekali modus penipuan melalui WhatsApp atau pun di media sosial lainnya terus berkembang.

Pelaku sering menggunakan berbagai taktik baru yang semakin sulit dikenali.

Hal tersebut membuat korban menjadi tak sadar dan terperangkap oleh penipu. 

Ilustrasi Aplikasi WhatsApp..
Ilustrasi Aplikasi WhatsApp. Inilah 5 Cara Penipu Beraksi Melalui WhatsApp, Pengguna Harus Lebih Hati-hati

Terdapat tiga jenis modus penipuan yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, Berikut penjelasannya:

1. Terdapat penipu yang menyamar sebagai kurir yang paling sering ditemukan. 

File tersebut umumnya diberi nama "foto" agar korban tertarik membukanya. Namun, sebenarnya file yang diberikan ini adalah APK (aplikasi) berbahaya. Jika file tersebut dibuka, data di ponsel korban akan otomatis tercuri dan digunakan untuk mengambil alih serta menguras rekening korban. Pelaku biasanya berpura-pura menjadi kurir paket dan mengirimkan file melalui pesan WhatsApp.

2.  Memberikan undangan pernikahan

Modus penipuan lain yang sering dilakukan melalui aplikasi WhatsApp adalah pengiriman pesan berisi undangan pernikahan palsu. Metode kejahatan yang digunakan dalam modus tersebut pada dasarnya tak jauh berbeda dengan penipuan yang mengatasnamakan kurir.Biasanya, penipu juga akan mengirimkan pesan yang tampak seperti undangan pernikahan lengkap dengan link menuju "detail acara".Ketika korban mengklik link tersebut, mereka diarahkan ke situs berbahaya yang dapat mencuri data pribadi atau mengunduh malware ke perangkat mereka.

3. Modus Penipuan Klik Link


WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang berisi pesan dan tautan tertentu, jangan pernah mencoba mengetuk tautan tersebut jika tidak ingin akun WhatsApp Anda dibajak orang lain atau data pribadi Anda disalahgunakan.

4. Catut MyTelkomsel


Penipuan di WhatsApp lainnya juga pernah ada yang menggunakan nama MyTelkomsel. Ini merupakan aplikasi milik operator Telkomsel. Korban akan diminta klik file apk yang dikirimkan. Berikutnya mereka akan diminta memberikan izin akses pada sejumlah aplikasi, termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech.

5. Pengumuman dari Bank


Penipuan lain adalah membuat pengumuman yang seakan berasal dari bank. Isinya mengenai perubahan tarif transaksi dan transfer yang tidak masuk akal.Pengguna WhatsApp akan diberikan link untuk mengisi formulir. Link tersebut akan membuat data mereka dicuri para pelaku.

6. Modus Penipuan WhatsApp Kode OTP

Ada banyak macam jenis modus penipuan WhatsApp yakni dengan metode pengelabuan yang bermacam-macam. Modus yang digunakan pelaku biasanya mengaku-ngaku salah kirim pesan dengan meminta kamu mengirim kode 6 digit khusus di kotak pesan ponsel yang memang dikirim khusus pelaku ke nomor kamu.

7. Modus Penipuan Minta Tolong


Selanjutnya jenis penipu menggunakan foto dan biodata teman atau orang yang Anda kenal, kemudian mengirim pesan orang-orang terdekat meminta tolong dipinjamkan uang.

 

Demikian penjelasan mengenai cara penipu beraksi melalui WhatsApp, pengguna harus lebih hati-hati(*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim

Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsA

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved