Jumat, 17 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Gimme New Rhime Jadi Grup Musik yang Eksis Sejak 2013 di Sangasanga

Seniman musik nyatanya tak hanya berasal dari kota-kota besar, melainkan juga hadir di kota kecil atau bahkan kecamatan yang cukup dekat

Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Grup Band GNR, yang digawangi oleh Cikal (vokal dan gitar), Romi (drum), Indra (bass), serta Abdi (gitar) telah eksis sejak 2013 lalu.TRIBUNKALTIM.CO/HO/GNR 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seniman musik nyatanya tak hanya berasal dari kota-kota besar, melainkan juga hadir di kota kecil atau bahkan kecamatan yang cukup dekat dengan perkotaan, Kamis (29/8/2024).

Salah satunya, grup musik Gimme New Rhime (sering disebut GNR band) yang telah mewarnai belantika musik di kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara. 

Siapa sangka, band yang digawangi oleh Cikal (vokal dan gitar), Romi (drum), Indra (bass), serta Abdi (gitar) ini telah eksis sejak 2013 lalu. 

Berbagai panggung di Sanga-Sanga telah mereka jajaki. Bahkan, hingga kota-kota besar disekitarnya, seperti Tenggarong hingga Samarinda. 

Berangkat dari hobi bermusik dan sekolah yang sama, Cikal cs memberanikan diri melawan kebiasaan anak muda di wilayah tersebut yang kerap menjadi operator tambang atau pekerja perusahaan. 

Meski bukan band perintis, mereka berusaha menghidupkan gairah musik di Sanga-Sanga,  sembari bekerja dan tetap menyalurkan hobinya di dunia musik. 

Baca juga: Kemenparekraf Tetapkan Samarinda Jadi Kota Musik danDorong Kolaborasi Pentahelix

Baca juga: Hampir 10 Tahun Eksis di Belantika Musik Balikpapan, Wizard Band Beberkan Suka Duka yang Dilalui

Tak ayal, hingga kini terdapat sekitar 4 band aktif berasal dari wilayah pesisir Kukar tersebut. 

"Sebelum kami, ada band perintis yang genrenya blues. Dari situ, kami punya spirit melawan arus. Biasanya orang sini kan, lulus sekolah, jadi operator tambang. Kami melawan arus itu dan mencoba menjadi seniman di kota kecil ini. Walaupun pada akhirnya kami kembali ke habitat orang sini, sambil tetap menyalurkan hobi kita," jelas sang Vokalis, Cikal. 

Cikal juga membeberkan, GNR sempat mengalami beberapa kali pergantian personil. Bahkan, GNR awalnya memiliki arti "Generation", namun berganti nama saat dirilisnya album pertama. 

Pergantian nama ini, kata Cikal, memiliki filosofi berupa sajak, lagu, atau bait-bait baru yang terus mereka buat untuk para pendengarnya. Meski begitu, grup musik bergenre grunge ini telah menelurkan 2 EP atau mini album dan 1 single. 

"Karena dirasa kurang keren, jadi ganti nama. Itupun rekomendasi dari teman. Dia juga yang gambar cover mini album pertama. Kalau Generation kan kayak band-band 'Dahsyat' gitu. Jadi namanya ganti aja," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved