Berita Balikpapan Terkini
Ciptakan Energi Bersih di Pesantren, Pertamina NRE Hadirkan PLTS di Ponpes Hidayatullah PPU
Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE) mendukung Program Green Pesantren melalui pemasangan pembangkit listrik tenaga surya
Penulis: Ardiana | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE) mendukung Program Green Pesantren melalui pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Dengan menggandeng Yayasan Benih Baik, Program ini dilakukan di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Pemaluan, Penajam Paser Utara.
Manager Corporate Communication and Stakeholder Relation Pertamina NRE, Rika Gresia mengatakan, sejak awal pondok pesantren tersebut memiliki perhatian pada isu lingkungan termasuk ekonomi hijau, pengelolaan hutan dan lahan serta energi berkelanjutan di Indonesia.
Sehingga, kata dia, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan kawasan pesantren yang mandiri energi dan ramah lingkungan.
Baca juga: Gandeng Organisasi Mahasiswa, Pertamina Terima Kunjungan OKP Cipayung Plus ke Kilang Balikpapan
Dengan begitu, PLTS ini bisa digunakan untuk mendukung operasional masjid di pondok pesantren tersebut. Tak ayal, menurutnya, penggunaan energi terbarukan dari program tersebut memberikan banyak manfaat untuk masyarakat sekitar.
"Pertamina mendukung agenda transisi energi, tidak saja melalui aspek bisnis, tapi juga turut peduli untuk mengedukasi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mendekatkan masyarakat dengan isu transisi energi, agar masyarakat di segala level tidak saja paham tapi juga turut mendukung dan berkontribusi," jelasnya, Senin (2/8/2024).
Baginya, program ini memberikan sejumlah dampak positif yang tidak hanya berupa edukasi tentang transisi energi dan ramah lingkungan, melainkan juga memberikan keuntungan biaya listrik yang lebih efisien.
Terlebih, lokasi pesantren tersebut yang berada dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga selaras dengan konsep keberlanjutan IKN.
Lebih lanjut, ia berharap, program Green Pesantren ini dapat menjadi model pengembangan kawasan pesantren lainnya di Indonesia yang berkomitmen pada keberlanjutan dan kemandirian energi.
Sehingga, inisiatif dalam pengembangan energi baru dan terbarukan serta dekarbonisasi yang dilakukan Pertamina NRE menjadi bagian terintegrasi dari implementasi aspek environment, social, and governance (ESG).
Termasuk juga, pada dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama tujuan ke-13, berupa penanganan perubahan iklim.
"Kami percaya pondok pesantren memiliki peran penting dalam mendidik dan menyebarkan nilai-nilai positif di masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengajak masyarakat untuk berkontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih untuk generasi mendatang," pungkasnya. (*)
| Kondisi WNA Belanda yang Diamankan Imigrasi Balikpapan, Alami Gangguan Jiwa dan Butuh Terapi |
|
|---|
| Polda Kaltim Ingatkan Massa Aliansi Perjuangan Masyarakat di Samarinda Tetap Jaga Ketertiban |
|
|---|
| 11 WNA Dideportasi dari Balikpapan Hingga April 2026, Mayoritas Warga China |
|
|---|
| WNA Asal Belanda Diamankan Imigrasi Balikpapan, Diduga Alami Gangguan JIwa |
|
|---|
| Penuh Sportivitas, Karang Taruna Cup Kariangau 2026 Sukses Cetak Bibit Atlet Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240902_Pertamina-NRE-Hadirkan-PLTS-di-Pondok-Hidayatullah-PPU.jpg)