Liga Italia
Memanas! Petinggi Lazio Serang Balik Luis Alberto, Tuding Playmaker Al-Duhail Idap Sindrom Dendam
Direktur Olahraga Lazio Angelo Fabiani tidak menahan diri ketika diminta untuk membalas komentar kontroversial yang dilontarkan Luis Alberto.
TRIBUNKALTIM.CO - Perseteruan antara mantan pemain Lazio Luis Alberto dengan para petinggi bekas klubnya kian memanas.
Terbaru, Direktur Olahraga Lazio Angelo Fabiani tidak menahan diri ketika diminta untuk membalas komentar kontroversial yang dilontarkan Luis Alberto.
Sebelumnya, Luis Alberto bereaksi melalui surat terbuka, membeberkan alasan yang membuatnya hengkang dari Lazio musim panas lalu.
Playmaker asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya senang dengan kehidupan di bawah asuhan Simone Inzaghi dan mantan direktur olahraga Igli Tare, tetapi situasinya berubah setelah itu.
Luis Alberto yang kini bermain di klub Qatar Al-Duhail juga melontarkan sindiran terhadap hierarki saat ini.
Ia mengatakan bahwa Lazio adalah klub yang istimewa, tetapi bukan untuk orang-orang di dalamnya.
Baca juga: Luis Alberto Jawab Sindiran Lotito, Sebut tak Ada Ikon Lazio yang Pergi dengan Baik-baik
Menurut Luis Alberto, tidak ada ikon Lazio yang pergi dengan baik-baik.
Reaksi ini sebagai jawaban atas sindiran Presiden Lazio Claudio Lotito sebelumnya, yang mengaku senang dengan skuad baru sekarang karena tidak ada lagi orang yang sombong.
Atas reaksi Luis Alberto itu, Direktur Olahraga Lazio Angelo Fabiani juga tersulut emosi.
Fabiani menyebut komentar Luis Alberto sebagai komentar bodoh dan jahat, seperti dilansir TuttoMercatoWeb.
"Tidak banyak yang bisa dikomentari, atau kita berisiko berakhir seperti sebagian orang yang mengatakan hal-hal bodoh dan jahat," katanya.
Baca juga: Senang dengan Skuad Baru Lazio, Lotito: Tak Ada Lagi Orang yang Sombong
"Orang-orang ini menderita sindrom dendam penerima manfaat atau orang yang terhormat, jadi saya akan mengakhirinya di sini".
"Saya hanya menyesal bahwa hari ini saya tidak dalam suasana hati yang baik karena berita buruk ini [meninggalnya direktur olahraga Novara, Christian Argurio] yang mengejutkan saya dan saya tidak dapat melanjutkannya lebih lama dari yang diperlukan".
Fabiani juga mengklaim bahwa komentar semacam itu dapat meracuni pikiran sebagian basis penggemar Lazio.
"Hal yang membuat saya sangat marah adalah beberapa orang bisa mengolok-olok penggemar dengan cara tertentu. Saya tidak setuju dengan hal-hal ini dan saya juga diracuni olehnya.
"Mari kita akhiri di sini, mari kita berpura-pura bahwa kita telah membuat penjaga kandang Raja mengatasi amukan lainnya".
Baca juga: Boulaye Dia Terbaik di Lazio saat Kalahkan Verona, Siapa Terburuk?
Luis Alberto menghabiskan delapan tahun di Lazio, tetapi musim terakhirnya di klub tersebut diwarnai beberapa episode kontroversial, terutama dalam beberapa bulan terakhir di bawah asuhan Igor Tudor.
Ia akhirnya merampungkan transfer ke Al-Duhail di awal musim panas.
Sindiran bos Lazio
Sebelumnya, Presiden Lazio Claudio Lotito mengaku senang dengan komposisi skuad baru Lazio musim 2024/2025.
Ia bahkan dengan tegas menyebut dalam skuad baru ini tidak ada lagi orang yang sombong.
Claudio Lotito menegaskan klubnya berada di jalan yang benar setelah menyusun skuad yang kuat dan kohesif sembari menyindir sejumlah mantan pemainnya.
Sebagaimana diketahui, Lazio menjalani musim panas yang penuh peristiwa dengan mengganti hampir seluruh pemain lama.
Ciro Immobile, Luis Alberto, Felipe Anderson, Danilo Cataldi, dan Nicolo Casale semuanya hengkang, selain Daichi Kamada yang kontraknya berakhir.
Klub mengganti mereka dengan pemain yang lebih muda, seperti Tijjani Noslin, Loum Tchaouna, Boulaye Dia, dan Fisayo Dele-Bashiru.
Oleh karena itu, dalam wawancaranya dengan Il Messaggero, Claudio Lotito mengimbau para penggemar untuk tetap bersabar dan menaruh kepercayaan mereka pada proyek klub.
"Kami telah membangun tim baru dengan potensi yang sesuai dengan sepak bola masa kini. Jadi bersabarlah," ujarnya.
"Kami memiliki skuad yang sangat kuat. Kami memiliki banyak pemain yang dipanggil oleh tim nasional, tetapi saya yakin bahwa semua pemain baru juga memiliki level yang tinggi," tambahnya.
Selain itu, bos besar Lazio ini meyakini bahwa kolektif akan memainkan peran penting dalam keberhasilan klub di bawah asuhan pelatih Marco Baroni.
Lotito gembira melihat para pemain yang bertindak seperti primadona pergi, dalam sindiran halus terhadap Luis Alberto dan mungkin orang lain.
"Kami telah menyusun tim dengan kekuatan fisik, karakter, dan kualitas teknis. Misalnya, kami bahkan mengistirahatkan pemain seperti Mario Gila sebagai tindakan pencegahan terhadap AC Milan."
"Kita tidak boleh memiliki primadona, tetapi semua orang harus memberikan segalanya dengan rendah hati."
" Tidak ada lagi orang yang sombong di antara kita, semua orang melayani tim," pungkasnya. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Luka Modric Minta Jaminan dari AC Milan untuk Bertahan Hingga Musim Depan |
|
|---|
| Hasil Liga Italia: Gol Thuram dan David Bawa Juventus Menang, AC Milan Geser Napoli di Klasemen |
|
|---|
| Link Live Streaming Verona vs AC Milan di Liga Italia Hari Ini, Kick-off Jam 20.00 WIB |
|
|---|
| Inter Milan di Ambang Scudetto, Ini Skenario Kunci Juara Liga Italia 2025/2026 Pekan Depan |
|
|---|
| Prediksi Liga Italia Verona vs AC Milan, H2H, Kondisi Tim dan Starting XI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240920_Luis-Alberto-dan-Direktur-Olahraga-Lazio-Angelo-Fabiani.jpg)