Ibu Kota Negara
Soal Nasib Pemindahan ASN ke IKN Kaltim, Menpan RB: Kepastiannya Mungkin Diputuskan Prabowo
Rencana pemerintah memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara atau IKN Kaltim tak kunjung terealisasi di era Presiden Jokowi.
TRIBUNKALTIM.CO - Rencana pemerintah memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara atau IKN Kaltim tak kunjung terealisasi di era Presiden Jokowi.
Awalnya, pemerintah menargetkan proses pemindahan ASN sudah bisa dimulai pada September 2024 lalu.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas menyatakan, pihaknya sebenarnya sudah siap untuk proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hanya saja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kondisi di lapangan lebih disempurnakan sebelum ASN dipindahkan.
Baca juga: Pemkab PPU Siapkan Tenaga Kerja untuk Bandara VVIP IKN
Salah satunya karena akses jalan di IKN yang kondisinya masih berdebu.
"(Pemindahan ASN ke IKN) Sudah siap. Sudah siap infrastuktur bertahapnya sudah siap. Cuman kan Presiden (Jokowi) maunya lebih disempurnakan. Karena setelah melihat di lapangan ada akses (jalan) dari apartemen ke istana atau ke kantor yang (perlu) dituntaskan, masih berdebu sehingga kita sempurnakan," jelas Anas saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara SAKIP Award 2024 di Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2024).
Ia menjelaskan, sebenarnya saat ini lebih dari 500 unit apartemen untuk hunian ASN di IKN sudah selesai dibangun.
Tetapi sistem digital di IKN perlu dituntaskan persiapannya dan kondisi jalan yang berdebu perlu ditangani lebih lanjut supaya lebih rapi.
Sehingga jika seluruh kondisi sudah lebih siap maka ASN bisa segera pindah ke IKN.
"Kami sudah siap beberapa unit apartemen untuk ASN yang akan pindah, tapi atas arahan yang baru supaya ini disempurnakan, maka nanti kita sempurnakan. Ketika mereka sudah siap semua dipindahkan ke IKN," tutur Anas, seperti dilansir Kompas.com.

Dalam penjelasannya, Anas pun mengungkapkan kepastian kelanjutan pemindahan ASN ke IKN ke kemungkinan akan diputuskan oleh pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Meski begitu, saat ini Kemenpan RB telah menyiapkan sejumlah skenario terkait pemindahan itu.
"Iya, tentu ini keputusan di pemerintah yang baru, ya, untuk memutuskan ini. Tapi kita telah siapkan skenario terkait dengan pemindahan itu," tutur Anas.
"Kemenpan RB telah siapkan plan a, b, c," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Anas mengatakan, sebanyak 1.700 ASN bakal mulai dipindahkan ke Ibu IKN di Kalimantan Timur mulai Oktober 2024.
Jumlah tersebut disesuaikan dengan hunian yang telah siap di ibu kota baru tersebut.
Dia menyebutkan, sebanyak 47 tower akan selesai pada Oktober 2024.
Baca juga: Waktu Tempuh dari Balikpapan atau Samarinda ke ke IKN Kaltim Ditargetkan Jadi Cuma 40-50 Menit
"Berbagai skenario by name by address telah kami siapkan, tentunya kami menyesuaikan dengan hunian yang disiapkan di IKN ini. Dari Hunian yang disiapkan insya Allah sampai Oktober akan selesai 47 tower sebagian ini 12 tower untuk TNI Polri, sebagian untuk ASN," kata Anas dalam keterangannya sebelum sidang kabinet paripurna di IKN, Senin (12/8/2024).
Anas menuturkan, ribuan ASN yang bakal dipindah itu berdasarkan skenario tanpa berbagi hunian. Jika dengan skenario berbagi hunian, ada 3.200 ASN yang bisa dipindahkan.
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.