Kamis, 28 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Event Non-Olahraga Rusak Lapangan Bola, UPTD GOR Sempaja Sarankan Pemprov Cari Tempat Lain

Event non-olahraga rusak lapangan bola, UPTD GOR Sempaja Samarinda sarankan Pemprov Kaltim cari tempat lain.

Tayang:
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO/ M Purnomo Susanto
Ilustrasi. Menpora didampingi Gubernur Kaltim menyaksikan Tari Jepen Kolaborasi dipembukaan Vorna V, Sabtu (16/11/2019) pukul 16.30 WITA di Lapangan Sepak Bola GOR Sempaja, Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening (GKO) Samarinda menyarankan agar Pemprov Kaltim dapat mencari tempat khusus lain untuk perayaan acara besar di Kota Tepian ini.

Sebagaimana diketahui, sepanjang 2024 ini sejumlah event besar seperti konser serta kegiatan tingkat nasional hingga internasional terlaksana di Provinsi Kalimantan Timur.

Salah satu venue andalan saat event adalah GOR Kadrie Oening Samarinda.

Selain itu, selama ini, GKO Kadrie Oening juga sering digunakan sebagai tempat berlatih hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI tingkat provinsi.

Baca juga: Relawan Tim Pinisi Deklarasi Dukungan Isran Noor-Hadi Mulyadi saat Jalan Sehat di GOR Kadrie Oening

Sejumlah pagelaran itu terbilang sukses. Hanya saja menurut Kepala UPTD PPO GOR Kadrie Oening Samarinda, Junaidi penggunaan lapangan GKO untuk kegiatan non olahraga dapat merusak fasilitas, salah satunya lapangan sepak bola.

"Jadi saran saya Pemprov Kaltim punya lapangan khusus untuk upacara atau segala aktivitas lain yang mendatangkan banyak massa," saran Junaidi.

Atlet hockey outdoor junior saat tampil dalam Kejurprov Junior bulan April lalu di lapangan Hockey komplek GOR Sempaja Samarinda.
Atlet hockey outdoor junior saat tampil dalam Kejurprov Junior bulan April lalu di lapangan Hockey komplek GOR Sempaja Samarinda. (TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo)

Ia menjelaskan, orang yang masuk ke lapangan bola seharusnya tidak menggunakan sembarang sepatu sebab memiliki SOP sendiri.

"Lapangan bola harus bersih. Seharusnya yang masuk ke lapangan itu pakai sepatu bersih. Kalau dari luar bisa membawa bibit rumput lain," jelasnya.

Baca juga: Jadwal Konser Samarinda Hari Ini di GOR Kadrie Oening, Ada Setia Band, Wali, hingga Repvblik

Ia mengambil contoh Stadion Manahan Surakarta yang tidak sembarang orang bisa menginjakan kaki di rumput lapangan bolanya.

"Di luar negeri juga tidak pernah lapangan bola dipakai untuk upacara," jelasnya.

Sebagai alternatif, Junaidi memberi usulan agar Pemprov Kaltim dapat menggunakan eks Bandara Temindung Samarinda yang memiliki daya tampung besar dengan akses yang mudah.

"Daya tampungnya bisa sampai 4.000 orang. Pesawat saja bisa turun, apalagi orang," pungkasnya.(ave)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved