Senin, 4 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Dinkes Balikpapan Beber Penyakit Kanker Serap Anggaran Kesehatan Paling Besar

Penyakit kanker merupakan satu di antara penyakit yang menyerap anggaran kesehatan paling besar di Balikpapan, Kalimantan Timur

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN
MASALAH PENYAKIT KANKER - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA, SMK di Kota Balikpapan di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penyakit kanker merupakan satu di antara penyakit yang menyerap anggaran kesehatan paling besar. 

Demikian dibeberkan Alwiati, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati kepada TribunKaltim.co pada Senin (21/10/2024). 

Dia paparkan, Yayasan Kanker Indonesia atau YKI Balikpapan telah bekerja sama dengan Puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya deteksi dini kanker

Seperti pemeriksaan IVA test dan pap smear untuk pemeriksaan kanker serviks.

Baca juga: Bayi 19 Bulan di Malaysia Terkena Kanker Ovarium, Simak Penyebabnya

Menurut Alwiati, mengatakan salah satu penyakit kanker ini menyerap anggaran kesehatan paling besar.

Sehingga, imbuhnya, secara dini harus dilakukan pencegahan bagaimana melakukan deteksi dini. Dengan begitu, dapat dilakukan tindaklanjut pengobatan.

"Ayo siswi dan perempuan di Balikpapan untuk melakukan deteksi dini. Karena pemeriksaan dapat dilakukan sendiri di rumah atau ke Puskesmas terdekat," tuturnya. 

Kini, pihak Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga tengah gencar melakukan screaning kanker leher rahim, dan screaning untuk kanker payudara.

Baca juga: 5 Potret Kate Middleton Usai Kemoterapi, Putri Wales Bagikan Pesan Menyentuh Setelah Lawan Kanker

DKK Balikpapan juga menginisiasi program pemeriksaan melalui urine untuk pemeriksaan kanker serviks. Dengan target pemeriksaan hingga 20 ribu orang.

"Sekarang pemeriksaan sudah sekitar 18 ribu orang. Supaya perempuan di Indonesia dan Balikpapan agar lebih produktif dan sehat. Kunci utama pencegahan tentu hidup sehat," tuturnya.

Musuh Besar Bagi Perempuan

Kasus kanker masih menjadi musuh besar bagi kalangan perempuan. Pasalnya, kanker kerap menjadi penyebab kematian terringgi baik secara nasional mau pun global.

Merujuk hal itu, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan.

Hal ini guna memahami faktor risiko dan gejala awal kanker servinks dan kanker payudara. Diikuti sebanyak 250 siswi yang berlangsung di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Kalimantan Timur.

Wakil Ketua II YKI Cabang Balikpapan, Balerina JPP mengungkapkan, bahwa kanker adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Baca juga: Rekayasa Interior Dapur dan Ruang Makan Bersama di Rumah Singgah Kanker Samarinda

Dengan jumlah kasus baru sebanyak 20 juta kasus tahun 2022, dan jumlah kematian 10 juta jiwa.

Ada pun data tersebut diperoleh dari Agensi Internasional untuk riset kanker

"Tren yang sama juga terjadi di Indonesia, kanker menjadi kasus tinggi untuk jumlah kematiannya," bebernya, Senin (21/10/2024).

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan, di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Kalimantan Timur.
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan, di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Kalimantan Timur. (TribunKaltim.co/ARY NINDITA)

Selain juga tetap mendukung upaya kuratif dan rehabilitatif, YKI Cabang Balikpapan akan lebih menekankan upaya preventif dan promotif.

Salah satunya menggelar penyuluhan. Dengan memberi pemahaman deteksi melalui pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis).

Baca juga: Peduli Sesama, Archipelago International Serahkan Bantuan ke Rumah Singgah Kanker Anak Balikpapan

Tujuan penyuluhan agar memahami risiko, gejala awal serta pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi kanker

"Harapannya melalui penyuluhan ini memperoleh pengetahuan yang bermanfaat tentang pencegahan dan deteksi dini kanker," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved