Kamis, 30 April 2026

Pilkada Berau 2024

Lengkap Visi-Misi dan 24 Program Uggulan Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024

Lengkap Visi-Misi dan 24 program uggulan pasangan calon Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024.

Tayang:
TribunKaltim.co/Renata Andini Pengesti
Bakal calon Bupati Berau, Madri Pani didampingi pasangannya Agus Wahyudi - Lengkap Visi-Misi dan 24 program uggulan pasangan calon Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024. 

TRIBUNKALTIM.CO - Lengkap Visi-Misi dan 24 program uggulan pasangan calon Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024.

Diketahui calon Bupati Berau Madri Pani berdampingan dengan Calon Wakil Bupati Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024

Pasangan yang mendapat nomor urut 1 ini diusung koalisi enam partai politik.

Adalah Nasdem, Hanura, PDI Perjuangan, PKB, Partai Ummat, dan PKN.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Jam Tayang Debat Pilkada Berau 2024, Lengkap Dengan Tema yang Dibahas Madri Pani vs Sri Juniarsih

Saat ditanya tentang mimpi, visi-misi jika memenangi Pilkada Berau 2024, Adri Pani kepada Tribunkaltim.co menyatakan hal ini.

Saya dengan Pak Agus Wahyudi tentu memiliki mimpi besar agar seluruh masyarakat dapat menikmati kekayaan daerah yang kita miliki sendiri.

Saya rasa itu sudah tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang tertera dalam Pasal 33 ayat 3, disebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.  

Pada Pilkada 2024 ini, kami pun memiliki visi dan misi serta ada 24 program unggulan yang tiap tahunnya kami targetkan akan selesai. 

Visi:

Mewujudkan Berau terdepan melalui pembangunan ekonomi berkelanjutan dan berbasis pada pertanian dalam arti luas, dan pariwisata yang didukung oleh SDM yang andal. 

Misi:

Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, terampil, produktif dan agamis

Meningkatkan produksi pertanian dalam arti luas melalui program ekstensifikasi dan intensifikasi serta mendorong hilirisasi produk pertanian

Pengembangan ekonomi kreatif yang berdimensi kerakyatan

Mengembangkan destinasi wisata yang berbasis ekowisata dan kearifan lokal

Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, transparan dan efisien

Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan

Memperdaya RT dan Desa sebagai pelaku pembangunan yang aktif

Peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan

24 Program Unggulan MP-AW:

Gratis biaya pendiidkan jenjang SD dan SMP termasuk buku paket dan seragam masuk sekolah

Memperluas cakupan pemberian beasiswa bagi anak kurang mampu dan anak berprestasi di semua jenjang pendidikan

Gratis iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat menengah bawah

Revitaliasi dan pembangunan puskesmas rawat inap yang representatif di beberapa titik layanan

Gratis iuran BPJS Kesehatan Ketenagakerjaan bagi pekerja non upah sampai menengah bawah

Pemberian keterampilan dan fasilitas bagi calon tenaga kerja agar diterima di pasar kerja

Pemberian bantuan bibit unggul, pupuk dan peralatan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan

Revitalisasi penyuluhan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan

Pembentukan BUMD khusus menangani produk pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan

Peningkatan keterampilan masyarakat dan kaum wanita sebagai pelaku UMKM

Peningkatan infrastruktur dan promosi wisata

Mendorong pemekaran kampung dan kecamatan serta penetapan batas wilayah

Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, minimal tiap tahun ada pembangunan fisik di setiap kampung

Penyediaan sarana air bersih di seluruh wilayah sampai kampung terpencil

Penyediaan listrik kampung

Penyediaan sarana transportasi berbiaya murah bagi masyarakat pesisir, pedalaman dan keluar wilayah Berau secara reguler

Bantuan sampai dengan Rp 200 juta per RT melalui program "Warga Berkarya"

Pembentukan satgas pengawasan distribusi gas LPG tabung 3 Kg dan BBM bersubsidi

Penyediaan SKIM Kredit berbunga rendah tanpa agunan sampai Rp 50 juta bagi pelaku UMKM

Revitalisasi dan pembentukan BUMD

Subsidi ongkos angkut dan pasar murah sembilan bahan pokok

Bantuan perbaikan gizi dan penanganan stunting

Penuntasan permukiman kumuh dan bantuan rumah layak huni

Mendorong kreativitas pemuda di bidang seni, budaya, olahraga dan kecintaan terhadap lingkungan. 

Baca juga: Biodata dan Harta Kekayaan Madri Pani, Anak Buah Surya Paloh Tantang Petahana di Pilkada Berau 2024

Latar Belakang Madri Pani Maju Pilkada Berau 2024

Madri Pani yang menjabat sebagai Ketua DPRD Berau periode 2019-2024 kerap menerima curahan hati masyarakat. 

Hal itulah yang menjadi energi baginya maju dalam kontestasi kepala daerah di Pilkada Berau 2024.

"Kan saya tidak bisa mengambil keputusan ataupun kebijakan itu. Karena hal itulah yang mendorong saya untuk maju sebagai kepala daerah," kata Madri Pani.

Apa saja gebrakan yang disiapkannya?

Simak kutipan wawancara eksklusif Tribun Kaltim bersama Calon Bupati Berau, Madri Pani.

Bagaimana latar belakang Bapak hingga bisa seperti sekarang?

Latar belakang saya cukup sederhana. Saya lahir di Kampung Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur pada 3 Maret 1972. 

Selama masa sekolah hingga memasuki jenjang SMK di SMKN 1 Berau.

Setiap waktu luang, saya nyambi sebagai office boy di beberapa rumah warga dan restoran, untuk sedikit upah kehidupan sehari-hari.

Karena saya memiliki delapan saudara, dan ada keinginan untuk hidup lebih mandiri dan tidak ingin putus sekolah. 

Baca juga: Selalu Pakai Gelang Warna Kuning, Bakal Calon Bupati Berau Madri Pani Beberkan Maknanya

Saya juga pernah menjadi kuli bangunan untuk menyambung hidup.

Berangkat dari bawah itu, saya kemudian masuk ke sebuah perusahaan sejak 1997 hingga 2001.

Pada saat itu, saya merasa bahwa pekerjaan itu sudah bagus untuk saya, tetapi saya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi dengan mendaftar di STIE Al Anwar Mojokerto pada 2009 dan berhasil lulus tepat waktu di tahun 2013.

Kabarnya juga pernah jadi Kepala Kampung?  

Ya. Di tengah-tengah studi, saya menjadi kepala kampung untuk periode 2011-2017. 

Selama menjabat sebagai Kepala Kampung Gurimbang, Alhamdulillah meraih prestasi.

Seperti peringkat satu kepala kampung berprestasi di Kabupaten Berau. 

Calon Bupati Berau Madri Pani saat diajak selfie oleh para pendukungnya.
Calon Bupati Berau Madri Pani saat diajak selfie oleh para pendukungnya. (IST)

Ketika saya melanjutkan di periode selanjutnya, saya pun berhasil meraih prestasi sebagai kepala kampung terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur mewakili Kabupaten Berau. Dan dinobatkan sebagai kepala kampung berprestasi di tingkat nasional. 

Saya sangat bertekad agar Kampung Gurimbang bisa diperhitungkan dari total 8.000 lebih kampung yang ada di Indonesia.

Saat itu Gurimbang berhasil menjadi kampung terbaik se Indonesia dengan kisah "Dari Jamban Menuju Istana". 

Ranah Politik

Dari latar tersebut mengapa ingin terjun ke dunia politik?

Saya memutuskan maju menjadi anggota DPRD Berau melalui partai Nasdem dan berhasil memperoleh suara terbanyak pada 2019 lalu yang menjadikan saya sebagai Ketua DPRD Berau periode 2019-2024. 

Saya merasa pada periode kedua saya menjadi kepala kampung, tantangan itu semakin minim, dan saya merasa harus bisa berdedikasi lebih besar lagi kepada masyarakat.

Bukan hanya pada masyarakat Gurimbang saja, namun harus masyarakat Berau.

Baca juga: Menangis saat Deklarasikan Diri Maju Pilkada Berau 2024, Madri Pani: Bukan karena Pencitraan

Saat itu, saya kemudian dipinang oleh Nasdem dan mantap untuk maju pada Pileg 2019. 

Saya bersaing dengan banyak anggota legislatif lama.

Saya adalah sosok baru dengan hanya punya latar belakang seorang kepala kampung, tapi Alhamdulillah saya memiliki suara tertinggi di Dapil 4, yakni sebesar 2.700 suara dan menjadikan saya Ketua DPRD Berau periode 2019-2024.

Saya pun berhasil mendapatkan 5.116 suara pada periode Pileg 2024 kemarin.

Lalu mengapa maju dalam kontestasi Pilkada 2024?

Pengalaman dari bawah itulah yang menjadikan saya berkeinginan maju sebagai kepala daerah.

Saya tidak ujug-ujug ingin menjadi bupati. Apa yang selama ini saya perjuangkan ini bukanlah warisan, bukanlah pemberian dari seorang pejabat. 

Selama menjadi Ketua DPRD yang duduk di bangku legislatif, saya melihat banyak sekali permintaan, curahan hati masyarakat Berau. Tetapi kan saya tidak bisa mengambil keputusan ataupun kebijakan itu.

Karena hal itulah yang mendorong saya untuk maju sebagai kepala daerah. 

Bapak merasa sanggup? 

Saya juga merasa mampu dan berdedikasi untuk itu.

Berau ini memiliki anggaran yang besar, dan besar harapan saya agar tepat sasaran pada masyarakat.

Saya bersama dengan calon wakil bupati bapak Agus Iswahyudi juga memiliki pikiran yang sejalan. 

Pak Agus adalah pensiunan pegawai pemerintahan. Bagi saya dia adalah seorang guru juga, yang saya rasa sangat mampu bekerja sama untuk mewujudkan keinginan masyarakat Berau. 

Baca juga: Madri Pani-Agus Wahyudi Dapat Nomor Urut 1 pada Pilkada Berau 2024

Saya berikan contoh, ada beberapa anggaran yang tersimpan di Bankaltimtara.

Ketika saya menjabat, saya menjanjikan anggaran itu akan kami berikan kepada UMKM yang tepat untuk memanfaatkan kredit bunga rendah tanpa agunan, untuk tambahan modal UMKM tersebut. 

Dengan bantuan langsung seperti itulah yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Jika ekonomi masyarakat membaik, tentu kemiskinan akan berkurang, stunting akan berkurang, dan SDM Berau semakin berkembang.

Bagaimana dengan support keluarga?

Supportnya sangat luar biasa. Istri dan anak sangat mendukung, orangtua sangat mendukung, mertua sebelum meninggal juga berpesan akan mendukung ke mana langkah saya.

Maka itu saya sangat berusaha memaksimalkan diri dalam Pilkada 2024 ini. 

Rasa lelah saya juga sebenarnya hilang ketika terjun langsung melihat masyarakat yang ada dan menunggu saya hadir.

Saya bangga dan menghormati masyarakat. 

Perbaikan Sektor 

Sektor apa yang ingin diperbaiki jika nanti menang di PIlkada 2024?

Sejauh saya menjalani kegiatan Pilkada, banyak aspirasi masyarakat yang saya tampung.

Tapi mayoritas semua meminta agar listrik di Kabupaten Berau ini bisa lebih stabil.

Karena sejauh ini listrik di Berau masih sering mati dan jelas masyarakat mengeluhkan itu.

Ada juga kampung-kampung di Berau yang belum mendapatkan aliran listik. 

Calon Bupati Berau Madri Pani saat berkampanye di hadapan pendukungnya. Ada 24 program unggulan yang dijanjikan pasangan nomor urut 1 Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW).
Calon Bupati Berau Madri Pani saat berkampanye di hadapan pendukungnya. Ada 24 program unggulan yang dijanjikan pasangan nomor urut 1 Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW). (IST)

Menurut saya, walaupun kelistrikan di Berau ini bukan kewenangan daerah, tetapi kan kita punya Perusda yang salah satunya bergerak pada bidang tenaga listrik.

Dari situ pun kita sebagai yang berada di daerah harusnya bisa sebagai pengawas dan ikut bertanggung jawab.

Misalkan, dari penempatan direktur PLTU, harus orang-orang yang berasal dari SDM yang mumpuni. Bukan mengangkat pimpinan secara tiba-tiba. Harus sesuai dengan regulasi, misalkan lelang jabatan direktur. 

Apa lagi, Pak?  

Ada juga masalah jaringan internet.

Masih ada beberapa daerah dengan status blank spot, itu juga jadi prioritas kami.

Kemudian, saya menginginkan tidak adalagi masyarakat yang tidak mendapatkan cover dari BPJS Kesehatan.

Jika ada masyarakat yang tidak bisa membayar biaya pengobatan, Insya Allah akan kami bayarkan.

Pemerintah akan menanggung hal itu. 

Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas di 2045, mimpi besar Anda kabupaten yang dipimpin nantinya ingin menjadi wilayah yang seperti apa?

Mulai dari sekarang, saya berharap di masa kepimpinan saya jika saya menjabat, masyarakat bisa meningkatkan taraf ekonominya. Karena sumbernya dari situ. Tentu itu akan beriringan dengan pembukaan lapangan kerja. Agar pengangguran berkurang.

Jika ekonomi meningkat, SDM semakin unggul, sektor lain juga akan bisa semakin baik.

Bahkan saya pastikan stunting juga pasti berkurang.

Yang jelas, saya tidak ingin anak cucu kita menjadi pengemis di daerah sendiri. 

Baca juga: Madri Pani Siap Mundur dari Ketua DPRD Berau Jika Diamanahi Maju Pilkada

Berau memiliki kekayaan dari banyak sektor, meskipun saat ini sektor pertambangan masih unggul.

Tapi kita punya sektor perkebunan, pertanian, hingga pariwisata.

Dari sektor itulah harusnya semakin banyak peluang pembukaan lapangan kerja. 

Berau saya rasa terlalu banyak membengkakkan tenaga kerja honorer yang memberatkan APBD saja.

Jika sudah ada aturan itu, harusnya dapat mencari opsi lain dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

(TribunKaltim.co/Renata Andini)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved