Berita Balikpapan Terkini
Update Kasus Bayi Balikpapan Ditinggalkan di Teras Rumah, Kini Diasuh Nenek
Seorang bayi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang sempat menggegerkan karena ditemukan di teras rumah warga.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang bayi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang sempat menggegerkan karena ditemukan di teras rumah warga, kini dikembalikan ke keluarga.
Bayi yang diketahui berinisial MFB tersebut kini berarti berusia tiga bulan, terhitung setelah dia ditinggalkan saat masih satu bulan.
Demikian berarti selama dua bulan MFB terlepas dari pengasuhan orangtua kandungnya.
Penyerahan tersebut dilakukan di Puskesmas Gunung Sari Ulu, Balikpapan, pada hari ini, Jumat (8/11/2024), setelah pihak kepolisian berhasil menemukan keluarga bayi tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Penemuan Bayi Perempuan di Perumahan Samarinda Hills, Diduga Dibuang
Kanit PPA Polresta Balikpapan, Ipda Futuhatul Laduniyah, mengonfirmasi bahwa bayi kini telah berada di bawah pengasuhan keluarga kandungnya.
"Sudah kami serahkan dari pihak kepolisian kepada keluarga kandung dari bayi tersebut. Keluarga kandungnya sudah kami temukan," ujar Ipda Futuhatul.
Tentunya proses penyerahan bayinya itu ada orangtua kandungnya. Hanya saja pihak yang merawat sepenuhnya dipercayakan pada nenek dari MFB.
"(Yang merawat) dari pihak orang tua yang perempuan, dari pihak perempuan," ucap Futuhatul.
Ipda Futuhatul juga menegaskan bahwa proses hukum terkait kasus ini masih berjalan dan dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Proses Hukum Temuan Bayi di Teras Rumah Warga Balikpapan Berlanjut, Orangtua Masih Terlapor
"Untuk proses hukumnya masih berjalan. Sampai saat ini, masih dalam proses. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut terkait proses hukumnya," tambahnya.
Menurut keterangan dari kepolisian, proses masih berjalan sehingga belum ada penetapan tersangka.
Sementara status orang tua bayi yang sebelumnya meninggalkan anak tersebut saat ini masih sebagai terlapor.
Mengira Suara Hantu
Diberitakan sebelumnya, warga di Jalan S. Parman, Balikpapan, menemukan bayi tersebut tergeletak di depan rumah seorang warga bernama Fajrin, Kamis 26 September 2024 dini hari.
Bayi ditemukan pertama kali oleh ibu Fajrin, Nur Aini, yang sempat mengira suara tangisan bayi tersebut adalah suara hantu.
Setelah setengah jam, Fajrin yang baru pulang kerja menemukan bayi itu terbungkus kain jarik dan baju hitam di teras rumahnya.
Baca juga: Polisi Lakukan Olah TKP Penemuan Bayi Laki-Laki di Samarinda Seberang, Pelaku Masih Diburu
Bayi tersebut juga ditemukan dengan surat yang berisi pesan dari orangtua agar bayi berinisial MFB ini dirawat secara baik.
Dalam surat, orang tua bayi mengungkapkan bahwa ia lahir pada 25 Agustus 2024.
Setelah penemuan tersebut, pihak kepolisian segera mengevakuasi bayi dan membawanya ke Puskesmas Gunung Sari Ulu untuk pemeriksaan kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241108_Bayi-di-Teras-Samarinda-Kaltim.jpg)