Berita Kaltim Terkini
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Berikan Support PSSI Dalam Program Naturalisasi Pemain Diaspora
Kita bisa melihat untuk program naturalisasi diaspora memberikan efek yang bagus, secara jangka pendek khususnya
Penulis: Muhammad Said | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memberikan tanggapan positif, terkait program naturalisasi pemain diaspora oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memperkuat Timnas Nasional.
Kita bisa melihat untuk program naturalisasi diaspora memberikan efek yang bagus, secara jangka pendek khususnya.
Ia menjelaskan disamping mengangkat rangking kita di FIFA, serta memberikan semangat dalam berkompetisi dalam artian kompetisi yang positif bagi pemain.
"Pemain diaspora yang sudah di naturalisasi, artinya mereka sudah sah jadi warganegera Indonesia," ucapnya Hetifah.
Baca juga: Festival Mahakam 2024 Siap Dilaksanakan di Teras Samarinda Tanggal 14-17 November
Hetifah mengatakan bahwa kita sekarang sudah menegaskan aturan, kalo kita tidak akan menaturalisasi orang yang tidak memiliki hubungan darah keturunan Indonesia.
"Jangan lagi membeda-bedakan pemain lokal dengan naturalisasi, karena yang kita coba tarik adalah pemain diaspora orang yang memiliki darah keturunan Indonesia," ungkapnya.
Mereka yang naturalisasi, sudah kita lakukan seleksi dengan sedemikian ketat, dalam di cek data keturunan mereka, untuk memperkuat timnas Indonesia.
"Saya pikir ini memberikan kesempatan kita untuk bisa tampil ke piala dunia, dan program naturalisasi ini kita lakukan secara cermat dan tidak asal-asalan," ucapnya.
Saat kita rapat selalu mempaparkan terkait diaspora yang ingin di naturalisasi, terkait alasan mereka ingin memperkuat timnas dan menjadi kewarganegaraan Indonesia.
"Mereka juga nantinya bakal melakukan penyesuain dari segi cuaca dan tim, agar presetasi kedepanya lebih baik lagi," ungkapnya.
Hetifah menjelaskan baru-baru ini kita baru saja sahkan Kevin Diks sebagai pemain naturalisasi baru tim nasional sepakbola kita, untuk naturalisasi selanjuta bakal kita lihat lagi, dan sambil cek kelemahn kita dimana, dan pemain keturanan apa yang kita di posisi yang menjadi strategis dalam kemajuan timnas.
Kita melakukan naturalisasi ini bukan soal secepatnya dan sebanyak-banyaknya tetapi lebih kearah mencermati dan teliti dalam naturalisasi pemain diaspora.
"Paling tidak sekarang saat kita berhadapan dengan Jepang dan Arab Saudi, kita sudah cukup kuat untuk bersaing," tutupnya.(*)
| Anggaran Renovasi Rujab Kepala Daerah Sudah Dibahas DPRD Kaltim, Banggar Akui tak Pernah |
|
|---|
| 5 Daerah di Kaltim yang Warganya Paling Banyak Lulusan SMA |
|
|---|
| 15 Besar Provinsi dengan Lulusan Perguruan Tinggi Terbanyak, Kaltim Nomor Berapa? |
|
|---|
| BBPJN Kaltim Kerahkan Alat Berat Perbaiki Jalan Kota Bangun–Muara Muntai Kutai Kartanegara |
|
|---|
| Pameran 35 Foto Hitam Putih Suarakan Perjuangan Perempuan dan Warga Muara Kate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241113_Hetifah-Sjaifudian.jpg)