Senin, 20 April 2026

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik: Kasus Kanker Serviks di Kaltim Menurun

Akmal Malik manyampaikan  terima kasih kepada  Menteri Kesehatan  Republik Indonesia dan jajaran

Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Nur Pratama
HO HMS
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur  (Kaltim) Akmal Malik manyampaikan  terima kasih kepada  Menteri Kesehatan  Republik Indonesia dan jajaran yang telah  mengangkat isu kanker serviks atau kanker leher rahim,  sebagai isu yang utama pada peringatan Hari Kesehatan Nasional  ke-60 Tahun 2024.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil program deteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim di Provinsi Kaltim kasusnya telah menurun," kata Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Senin (13/11/2024).

Khususnya melalui metode Inspeksi Vasual Asam Asetat (IVA). Program ini bertujuan untuk melindungi para wanita usai produktif, khususnya kelompok 30 hingga 50 tahun.

Baca juga: Rakor Forkopimda 2024 Se-Kaltim, Sekda Sri: Setiap Minggu Harus Ada Laporan Kabupaten dan Kota

Pada tahun 2023 lanjut Akmal Malik telah dilakukan pemeriksaan IVA terhadap 74.082 wanita berusia 30-50 tahun.

Dari jumlah tersebut  ditemukan 179 kasus positif IVA yang terdapat di Kabupaten Paser  6 kasus, Kutai Kartanegara (Kukar)  152 kasus, Kutai Timur (Kutim)  2 kasus, Berau 8 kasus, Samarinda 11 kasus. Sementara  di kabupaten kota lainnya tidak ditemukan kasus positif IVA.

“Memasuki tahun 2024, dari 53.519 wanita yang menjalani pemeriksaan, ditemukan 31 kasus positif IVA," jelas Akmal.

Rinciannya, di Kabupaten Paser 2 kasus, Kukar 25 kasus, Kutim 1 kasus, Berau 3 kasus. Sementara di kabupaten kota lainnya tidak ditemukan kasus positif IVA hingga saat ini.

Terkait adanya penurunan kasus IVA di Kaltim, Akmal Malik berterimakasih kepada Dinas Kesehatan, organisasi dan lembaga yang telah ikut berpartisipasi melakukan pencerahan maupun deteksi dini  terhadap  kasus  kanker serviks  di provinsi ini.

“Oleh karena itu, diharapkan kepada pemerintah daerah khususnya melalui Dinas Kesehatan dapat membantu dan memberikan dukungan  kepada  organisasi maupun lembaga  yang lebih proaktif melakukan  langkah-langkah upaya penurunan kasus kanker serviks  di Kaltim,” tandas Akmal Malik. (mar/sul/ky/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved