Pilkada Samarinda 2024
Debat Pilkada Samarinda 2024, Andi Harun: Transportasi Massal bisa Jadi Solusi Kurangi Kemacetan
Di debat Pilkada Samarinda 2024, calon Wali Kota Andi Harun sebut transportasi massal bisa jadi solusi mengurangi kemacetan di Samarinda.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Briandena Silvania Sestiani
TRIBUNKALTIM.CO - Di debat Pilkada Samarinda 2024, calon Wali Kota Andi Harun sebut transportasi massal bisa jadi solusi mengurangi kemacetan di Samarinda.
Pernyataan Andi Harun tersebut diungkapkan saat mendapat pertanyaan aspirasi masyarakat di debat Pilkada Samarinda 2024.
Salah satu masyarakat bertanya bagaimana cara menanggulangi macet dan banjir di Samarinda jika nanti Andi Harun-Saefuddin terpilih.
Mulanya, pertanyaan tersebut dijawab oleh calon Wakil Wali Kota Saefuddin.
Baca juga: Debat Pamungkas Pilkada Balikpapan 2024 Digelar Besok, KPU Kurangi Jumlah Pendukung yang Hadir
Katanya, macet di Samarinda efek dari pembangunan yang dilakukan saat ini.
"Ada beberapa daerah-daerah yang macet masalahnya satu adalah pembangunan yang yang dilaksanakan saat ini ada kaitanya dengan drainase jalan dan lain sebagainya itulah efek dari kemajuan kota yang pingin maju.
Yang kedua ada beberapa daerah seperti Jalan Bhayangkara itu memang macet saat ini tapi Insya Allah semoga-segas macet itu bisa berkurang.
Di situ adalah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih mendapatkan jalan yang enak jogging yang nyaman dan akhirnya nanti masyarakat bahagia dan menikmati fasilitas yang ada di Kota Samarinda," ucap Saefuddin.
Kemudian jawaban ditambahkan oleh calon Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Penggunaan transportasi massal menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di Samarinda.
"Secara teoritis saya harus menyampaikan jawaban antisipasinya ke depan adalah penggunaan transportasi massal.
Tapi kan antara teori dengan praktek di lapangan tidak selamanya berbanding lurus. Sudah berapa belas tahun di Jakarta ini di kota-kota besar bicara tentang transportasi. Perilaku kita terhadap jalan raya semuanya harus berubah," kata Andi Harun.
Ditambahkan Andi Harun, saat ini Samarinda juga sedang melakukan pelebaran jalan.
"Saya bisa saja menjawab saat ini Samarinda sedang melakukan pelebaran jalan secara minimalis dengan melakukan rehabilitasi trotoar tapi pertanyaan dan pernyataan akademis tidak selamanya berbanding lurus dengan keadaan lapangan," lanjutnya.
"Tapi jawabannya hari ini transportasi massal kita akan melaksanakan sejak tahun 2025 dan praktek pelebaran jalan penggunaan jalan-jalan baru menjadi alternatif lain serta perilaku kita dalam menggunakan Jalan turut menjadi andil dalam mengurangi kemacetan," tutupnya.
Tema debat terakhir Pilkada Samarinda 2024 adalah "Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan dan Konektivitas Wilayah yang Berwawasan Lingkungan".
Andi Harun-Saefuddin Zuhri, Paslon Tunggal di Pilkada Samarinda 2024
Pasangan Andi Harun - Saefuddin Zuhri diusung Partai Gerindra, PKB, PKS, Nasdem,PDIP, PPP, PAN, Demokrat, Gelora, dan Partai Golkar.
Andi Harun merupakan Walikota Samarinda.
Tahun 2020 silam, ia berhasil menang bersama wakilnya, Rusmadi Wongso.
Sosok Andi Harun dikenal sebagai politisi Partai Gerindra.
Ia sempat menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim).
Pada Juli 2024 kemarin, Andi Harun kemudian dicopot oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Posisi Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim kemudian diserahkan pada Budisatrio Djiwandono, keponakan Prabowo Subianto.
Sementara Saefuddin Zuhri adalah anak buah Surya Paloh alias politisi NasDem.
Sosok Saefuddin Zuhri bukan sosok asing dalam peta perpolitikan Kalimantan Timur.
Jejak karirnya di DPRD Kaltim mulai dari Anggota Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Perda, komisi III hingga Sekretaris Fraksi Demokrat - Nasdem diemban Saefuddin Zuhri jadi catatan politiknya.
Selain politisi Saefuddin Zuhri juga dikenal sebagai pengusaha.
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241121_andi-harun-debat.jpg)