Pilkada Balikpapan 2024
Debat Pilkada Balikpapan 2024, Rendy-Edi Tawarkan Prioritas Perubahan dan Persiapan SDM
Menurut Rendi, perubahan untuk Balikpapan menjadi prioritas utama, mengingat banyak permasalahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Debat publik ketiga yang mempertemukan tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan pada Pilkada Serentak 2024 berlangsung sengit di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Jumat malam (22/11/2024).
Sebagai debat terakhir sebelum pemungutan suara pada 27 November mendatang, acara ini menjadi ajang adu gagasan, visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan para kandidat untuk menarik simpati masyarakat.
Debat berjalan lancar dan aman, dengan masing-masing pasangan calon (paslon) memaparkan solusi atas berbagai permasalahan di Kota Balikpapan.
Tidak hanya saling menawarkan program unggulan, para kandidat juga mengkritisi kebijakan serta visi kompetitor, menciptakan diskusi yang hidup dan dinamis.
Baca juga: Debat Pilkada Balikpapan 2024, Sabani-Syukri Berpesan Pentingnya Demokrasi yang Bersih
Usai debat, pasangan calon nomor urut 2, Dr. Rendi Susiswo Ismail dan Edy Sunardi Darmawan, menegaskan kembali visi dan misi mereka.
Menurut Rendi, perubahan untuk Balikpapan menjadi prioritas utama, mengingat banyak permasalahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berjuang untuk membawa perubahan ke arah Balikpapan yang lebih baik. Visi dan misi kami dirancang secara konseptual dengan program-program strategis dan prioritas yang jelas. Kami sadar, masalah yang saat ini dihadapi warga Balikpapan bukan hanya keluhan kami, tetapi keluhan nyata yang dirasakan masyarakat luas,” ujar Rendi.
Ia juga menyoroti perlunya percepatan pembangunan agar Balikpapan dapat bersaing dengan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) yang berkembang pesat. “Balikpapan sebagai kota jasa, industri, perdagangan, pariwisata, dan pendidikan harus terus berprogres. Jangan sampai pembangunan Balikpapan justru tertinggal apalagi Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN,” tambahnya.
Paslon Rendi-Edy menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas strategis. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan secara matang untuk menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan pengembangan infrastruktur kota.
“Kami percaya, SDM adalah kunci. Generasi muda Balikpapan harus mendapatkan perhatian lebih, baik dalam pendidikan maupun pengembangan kompetensi. Ini menjadi komitmen kami, di samping pembangunan infrastruktur dan penyelesaian masalah yang tengah dihadapi masyarakat saat ini,” tegas Rendi.
Selain itu, Paslon ini juga berkomitmen menjadikan Balikpapan sebagai kota modern yang hebat dengan mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan.
Mereka optimis, visi ini dapat tercapai jika masyarakat memberikan dukungan penuh pada Pilkada 2024.
Baca juga: Debat Pilkada Balikpapan 2024, Rahmad-Bagus akan Intensifkan Pelatihan Magang, Dorong jadi Wirausaha
Debat pamungkas ini diharapkan menjadi referensi penting bagi warga Balikpapan dalam menentukan pilihan. Dengan visi dan misi yang berbeda dari masing-masing pasangan calon, masyarakat memiliki peluang untuk memilih pemimpin yang mampu membawa Balikpapan menuju masa depan yang lebih baik.
Pilkada Serentak 2024 akan digelar pada 27 November. Warga diimbau untuk menggunakan hak pilih mereka secara bijak demi menentukan arah pembangunan Balikpapan ke depan. (*)
