Berita Pemprov Kaltim
Mantap! Citilink dan Wings Air Siap Terbang ke Maratua Berau
Akmal Malik akan mencoba mengembangkan potensi Maratua untuk menjadi destinasi premium di Indonesia
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik akan mencoba mengembangkan potensi Maratua untuk menjadi destinasi premium di Indonesia.
Maratua memiliki potensi pariwisata premium yang menurutnya sangat layak untuk bisa terus dikelola dengan baik dan dipromosikan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Hanya saja, kata Akmal, selama ini pola pendekatan penanganan Maratua dan sekitarnya cenderung parsial, sehingga tidak ada pesawat yang berminat untuk terbang ke Maratua.
Baca juga: Maratua Ecotourism Conference 2024, Akmal Malik: Pilih Wisata Kualitas atau Sampah
Untuk rencana ini, Akmal mengaku sudah memanggil Sekda Kaltim Sri Wahyuni dan sejumlah OPD terkait.
Ia menunjukkan keseriusannya untuk terus menjual Maratua sebagai destinasi premium di Kaltim.
"Saya mau nanti mulai Januari, rapat-rapat OPD digelar di Maratua. Setiap minggu satu ODP," pinta Akmal di Samarinda, belum lama ini.
Ia lantas membuat kalkulasi, jika setiap rapat OPD minimal diikuti 50 hingga 70 peserta, maka bisa dibayangkan kemajuan Maratua jika ini bisa dilakukan seluruh OPD lingkup Pemprov Kaltim secara berkelanjutan.
Baca juga: Awal Februari, Pemprov Kaltim Gelar Maratua Maraton 5K dan 10K
Hebatnya lagi, Akmal mengaku sudah menghubungi dua pimpinan maskapai penerbangan di Indonesia, Citilink dan Wings Air.
“Mereka siap terbang, sepanjang ada penumpangnya dan bayar,” tegas Akmal meyakinkan.
“Kita akan mulai nanti Januari. Kita akan mulai dengan menggelar acara Maratua Run 10K dan 5K,” sambung Akmal.
Namun ia menegaskan, pengembangan Maratua sebagai destinasi unggulan diharapkan tetap selaras dengan upaya menjaga kelestarian dan keindahan Pulau Maratua dan sekitarnya.
Kedatangan pengunjung diharapkan membawa kemajuan ekonomi dan membantu upaya penyelamatan alam dan lingkungan setempat, dan bukan sebaliknya hanya menambah tumpukan sampah.
“Martua adalah potensi besar yang harus dikelola dengan baik dan memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat, bukan untuk kita rusak,” tandasnya. (sul/ky/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/10122024_Maratuajpeg.jpg)