Berita Mahulu Terkini
Jaga Toleransi dan Kerukanan Antar Umat, Kemenag Mahulu Perkuat Moderasi Beragama
Jaga toleransi dan kerukanan antar umat, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) perkuat moderasi beragama.
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Longginus, menegaskan komitmen pihaknya memperkuat moderasi beragama serta pengelolaan layanan haji.
Hal ini disampaikannya usai perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 di Kantor Kemenag Mahulu, Jumat (3/1/2025).
Ia meekankan pentingnya pembinaan moderasi beragama yang melibatkan berbagai agama di Mahulu.
"Kami juga sebenarnya sudah lama melakukan pembinaan dan moderasi beragama. Kementerian agama ini untuk berbagai agama, Islam, Kristen, Katolik, guru-guru agama, dan penduduk agama," ujarnya.
Baca juga: Kemenag Mahulu Peringati Hari Amal Bakti Ke-79, Momen Refleksi dan Komitmen Layanan Keagamaan
Moderasi beragama, menurutnya, menjadi kunci kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
"Kebanyakan itu mesti mengandung kekuatan itu, moderasi agama dan kerukunan," jelasnya.
Target utama Kemenag Mahulu adalah mewujudkan harmoni antar umat beragama.
"Sehingga, target kami memang dalam rangka mewujudkan kerukunan itu," imbuhnya.
Melalui pengelolaan kuota haji yang baik dan program moderasi beragama, Kemenag Mahulu terus berkomitmen menjaga toleransi dan harmoni di masyarakat.
Baca juga: Kemenag Mahulu Kaltim Serahkan Piagam Penghargaan ke Pondok Pesantren
Selain itu, ia juga menegaskan komitmen pihaknya dalam pengelolaan haji.
"Jadi, kami selalu berkomitmen bahwa titik itu yang harus dikelola dengan baik, dicermati," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji Mahulu tidak besar.
Meski demikian, Kemenag Mahulu kerap mendapat tambahan kuota karena pelunasan biaya yang cepat.
"Memang jemaah haji kita tidak begitu besar, hanya berada di angka 10-20 orang. Kuota tetapnya sebenarnya 10, sesuai dengan jumlah masyarakat Mahulu," sebutnya.
Namun, tambahan kuota bisa diperoleh karena antusiasme masyarakat.
"Seringkali karena kita mampu mendorong masyarakat untuk cepat pelunasan, kita mendapat kuota tambahan yang cukup besar," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250103_Kepala-Kemenag-Mahulu-Longginus.jpg)