Selasa, 19 Mei 2026

Berita Mahulu Terkini

Bupati Mahulu Kaltim Minta Warga Persiapkan Diri Hadapi Bencana

Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, Bonifasius Belawan Geh, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi ancaman bencana

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
ILUSTRASI- Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, Bonifasius Belawan Geh, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap mengintai wilayahnya. TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, Bonifasius Belawan Geh, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap mengintai wilayahnya. 

Hal ini disampaikannya saat menghadiri simulasi mitigasi bencana banjir yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu pada 2024 lalu di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun. 

"Kabupaten Mahulu sangat rawan bencana seperti longsor, kebakaran hutan, lahan, kekeringan, dan banjir. Oleh karena itu, semua ancaman nyata harus diwaspadai. Warga tidak boleh berpangku tangan," katanya, Kamis (9/1/2025). 

Simulasi tersebut sekaligus menandai peluncuran Kampung Tangguh Bencana pertama di Mahulu. 

Bonifasius menyebut langkah ini sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko bencana alam.  

Baca juga: 4 Tahun Jembatan Long Gelawang Mangkrak, Sopir Mahulu Mengaku Rugi, Terpaksa Naik Feri Tradisional

Baca juga: Tageto, Gerbang Baru Pariwisata Ikonik di Mahulu Kaltim

Pembentukan Kampung Tangguh Bencana di Long Melaham memberikan dampak positif yang signifikan. 

Ia mengapresiasi inisiatif BPBD yang menurutnya telah menciptakan pola pikir tangguh di kalangan masyarakat.  

"Saya mengapresiasi simulasi dan pembentukan Kampung Tangguh Bencana di Long Melaham. Langkah ini sudah tepat untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga," ucapnya.  

Ia juga mendorong warga untuk terus proaktif dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. 

"Warga sebaiknya proaktif mempersiapkan diri dan menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana," imbuhnya. 

Ia berharap Kampung Tangguh Bencana ini menjadi magnet atau model kesiapsiagaan yang dapat ditiru oleh kampung-kampung lain di Mahulu.  

"Upaya sadar membentuk Kampung Tangguh Bencana memberikan banyak manfaat bagi warga di kabupaten berjuluk Urip Kerimaan ini," tuturnya.  

Dengan ancaman bencana yang terus meningkat akibat perubahan iklim, Bupati menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk membangun ketahanan daerah.  
  
Simulasi ini menjadi salah satu rangkaian langkah nyata pemerintah Mahulu dalam menciptakan masyarakat yang siap menghadapi bencana. 

"Pembentukan Kampung Tangguh Bencana yang dilaksanakan hari ini adalah langkah nyata menuju kesiapsiagaan bencana," sebutnya. 

Magnet Ketangguhan Hadapi Bencana

Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, mengapresiasi program ini yang dinilai mampu menjadi magnet bagi penguatan ketangguhan masyarakat. 

“Kampung Tangguh Bencana ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana, baik kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi maupun penanganan saat bencana,” ujarnya. 

Ia juga memuji simulasi kesiapsiagaan bencana yang melibatkan ratusan warga di Long Melaham. 

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merespons bencana.  

“Simulasi seperti ini memastikan setiap lapisan masyarakat, dari tingkat kampung hingga kabupaten, memiliki kemampuan merespons bencana dengan cepat, tepat, dan efektif,” tegasnya.  

Program Kampung Tangguh Bencana ini tidak hanya berfokus di satu wilayah, tetapi akan diperluas ke kampung-kampung lain yang rawan bencana. 

Hal ini bertujuan agar seluruh masyarakat Mahulu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sama dalam menghadapi ancaman bencana.  

Bupati Mahulu ini menekankan bahwa ketangguhan masyarakat adalah kunci utama untuk mengurangi dampak bencana. 

"Masyarakat yang tangguh bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga siap dan mampu bangkit lebih kuat dari bencana,” pungkasnya.  

Baca juga: Kakao di Mahulu Jadi Unggulan, Bonifasius Belawan Fokus Pengembangan Ekonomi Berbasis SDA

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat untuk memperkecil dampak setiap bencana. 

“Langkah ini tidak hanya membangun kesadaran dan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat koordinasi semua elemen masyarakat,” tambahnya.  

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih siap menghadapi tantangan bencana alam. 

"Kampung Tangguh Bencana adalah langkah strategis untuk menciptakan kesiapsiagaan yang merata di seluruh Mahulu,” jelasnya.  

Dengan inisiatif ini, Mahulu membuktikan komitmennya untuk melindungi warganya dan membangun masa depan yang lebih tangguh menghadapi berbagai potensi bencana. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved