Senin, 18 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Edi Damansyah Tinjau Pemanfaatan Void untuk Petani di Kukar

void merupakan bekas galian tambang yang kini diubah menjadi sumber air yang akan menjadi solusi inovatif untuk irigasi. Pemerintah Kabupaten

Tayang:
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Samir Paturusi
HO/Pemkab Kukar
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pemanfaatan void sebagai sumber irigasi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, Kalimantan Timur. Proyek ini diharapkan dapat mencetak sejarah baru dalam upaya meningkatkan produktivitas tani dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pemanfaatan void sebagai sumber irigasi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Proyek ini menjadi harapan baru bagi petani di kawasan yang selama ini mengalami kendala besar akibat keterbatasan sumber air untuk sawah mereka.

“Langsung action saja, karena semuanya sudah jelas. Ini semua untuk kepentingan masyarakat, jadi tidak perlu berbelit-belit,” tegas Edi di hadapan tim teknis, Kamis (9/1).

Sebagaimana diketahui, void merupakan bekas galian tambang yang kini diubah menjadi sumber air yang akan menjadi solusi inovatif untuk irigasi. Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pun telah membangun saluran irigasi sepanjang 1,3 kilometer pada tahun 2024. 

Tahap selanjutnya, seperti penguatan konstruksi irigasi dan pembuatan pintu air, akan dilaksanakan oleh PT BBE, salah satu mitra strategis proyek ini.

Bupati Edi Damansyah berharap proyek ini segera rampung sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh petani.

Baca juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Tinjau Pemanfaatan Void untuk Petani, Jangan Berbelit-belit

"Saya optimistis ini akan meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa saluran utama telah selesai, dan pihaknya kini fokus pada penguatan konstruksi serta pemasangan pintu air. Pintu air ini akan berfungsi untuk mengontrol debit air, terutama untuk menghindari risiko banjir pada musim hujan.

 “Kami sudah menyelesaikan jalur aliran airnya. Tugas berikutnya adalah menyempurnakan konstruksi irigasi dan memasang pintu air agar pengelolaan air lebih optimal,” jelas Wiyono.

Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan void ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi permasalahan mendesak, yakni keterbatasan pasokan air bagi para petani di Desa Bangun Rejo. "Dengan irigasi yang memadai, diharapkan produksi hasil tani meningkat secara signifikan," ucapnya.

Lebih jauh, Wiyono menuturkan bahwa proyek ini sejalan dengan visi besar Kukar untuk menjadi lumbung pangan regional sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ia optimistis, solusi ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat. 

“Dengan irigasi ini, kami berharap produksi pertanian akan meningkat pesat, sehingga kesejahteraan masyarakat ikut terdorong,” ungkap Wiyono.

Antusiasme terlihat dari warga Desa Bangun Rejo yang menyambut baik langkah konkret pemerintah.  Bagi mereka, proyek ini adalah jawaban atas doa panjang untuk mendapatkan solusi atas persoalan irigasi yang selama ini menghambat produktivitas sawah mereka.

Baca juga: Edi Damansyah Minta Pasir Silika di Kukar Tidak untuk Ekspor Mentah

“Kami sangat bersyukur pemerintah turun tangan langsung. Proyek ini akan sangat membantu kami sebagai petani,” ujar Suwandi, seorang warga.

Dengan keberlanjutan proyek ini, Desa Bangun Rejo tidak hanya akan menjadi ikon sukses irigasi berbasis void, tetapi juga kemajuan pertanian di Kukar. Proyek ini diharapkan dapat mencetak sejarah baru dalam upaya meningkatkan produktivitas tani dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (aul)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved