Berita Kukar Terkini
Program Makan Bergizi Gratis di Kukar Tertunda, Ternyata ini Penyebabnya
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di seluruh wilayah Kukar
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) Gratis yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur kembali mengalami penundaan.
Padahal, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di seluruh wilayah Kukar.
Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaeni, mengonfirmasi bahwa program tersebut belum bisa dimulai pada Senin (13/1/2025) sebagaimana direncanakan sebelumnya.
Baca juga: Gas LPG 3 Kg di Kukar Langka, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu
Menurut Imam, hal ini disebabkan oleh adanya sejumlah persyaratan yang masih perlu dilengkapi oleh pihak vendor penyedia layanan makanan bergizi.
"Kami dikabari oleh vendor, memang tertunda lagi dalam beberapa hari ke depan, sehingga di hari Senin ini memang belum ada. Informasinya mereka masih melengkapi hal-hal yang dibutuhkan," ujar Imam saat dikonfirmasi TribunKaltim.co.
Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan vendor terkait pada Rabu (8/1/2025).
Dalam MoU tersebut, disepakati bahwa program MBG akan berjalan selama satu bulan penuh, setiap hari kecuali Sabtu. Hal ini karena program MBG masih dalam tahap piloting atau uji coba.
"Ini memang program baru, jadi ada beberapa hal teknis yang masih perlu disesuaikan. Kami berharap vendor dapat segera menyelesaikan proses administrasi dan logistik agar program bisa segera berjalan," katanya.
Di SMPN 1 Tenggarong sendiri, sebanyak 915 kotak makanan bergizi gratis direncanakan akan didistribusikan setiap harinya. Jumlah ini disesuaikan dengan total jumlah siswa yang terdaftar di sekolah tersebut.
Imam menyebut bahwa makanan bergizi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian siswa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas belajar mereka.
"Kami optimis, meskipun ada penundaan, program ini bisa segera berjalan untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan makanan bergizi yang mereka butuhkan," tambahnya.
Penundaan ini tentu menjadi perhatian, baik bagi pihak sekolah maupun para orang tua siswa yang berharap program segera direalisasikan.
Pemerintah Kabupaten Kukar bersama pihak terkait diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kendala teknis agar manfaat program MBG dapat dirasakan oleh seluruh pelajar di daerah tersebut.
Dengan dimulainya program ini, Kukar berupaya menjadi daerah yang peduli terhadap kesejahteraan siswa melalui penyediaan makanan bergizi gratis, demi menciptakan generasi muda yang sehat dan cerdas.
Namun, koordinasi yang lebih baik antara pihak sekolah, vendor, dan pemerintah sangat dibutuhkan agar penundaan serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)
| 14 Figur Ikonik Hiasi Taman Superhero Tenggarong, Destinasi Akhir Pekan Keluarga |
|
|---|
| Isak Keluarga Menggema di Persidangan, Korban Pencabulan di Pesantren Kukar Hadapi Penolakan Sosial |
|
|---|
| Korban Pencabulan di Kukar Hadapi Stigma Sosial, Alami Penolakan saat Hendak Lanjutkan Pendidikan |
|
|---|
| Dispora Tegaskan Atlet Luar tak Boleh Perkuat Kukar di Porprov Kaltim |
|
|---|
| Tak Hanya di Samarinda dan Balikpapan, Pembatalan Beasiswa Gratispol Kaltim Juga pada Unikarta Kukar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250106-Pelaksanaan-Program-Makan-Bergizi-Grati.jpg)