Aplikasi
Apa Itu Koin Jagat? Aplikasi Berburu Koin yang sedang Trending, Petunjuk Memainkan Game Ini
Apa itu Koin Jagat? Aplikasi berburu koin yang sedang trending, cek petunjuk memainkan game ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Apa itu Koin Jagat? Aplikasi berburu koin yang sedang trending, cek petunjuk memainkan game ini.
Permainan Koin Jagat sedang ramai dimainkan, bahkan kini menjadi trending.
Lantas apa itu Koin Jagat? Benarkan bisa menghasilkan uang?
Baca juga: 20 Rekomendasi Game Steam Gratis Viral Terbaru 2025, Para Gamers Wajib Coba
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, menjadi salah satu tempat yang dijadikan untuk mencari koin tersebut.
Sementara, di Bandung, Jawa Barat, warga yang berburu koin di Taman Tegalaga bahkan dilaporkan sampai merusak sejumlah fasilitas.
Ternyata, permainan "Koin Jagat" berada di balik fenomena ini. Warga yang berhasil menemukan koin akan mendapat hadiah uang dengan jumlah tertentu.
Lantas, apa itu Koin Jagat?
Aplikasi Koin Jagat

Koin Jagat adalah sebuah permainan yang ada dalam aplikasi Jagat.
Berdasarkan data yang tertera dalam Google Play, Jagat merupakan aplikasi sosial yang dibuat agar pengguna selalu dekat dengan keluarga dan sahabatnya.
Aplikasi ini mulanya digunakan untuk menunjukkan lokasi real-time pengguna satu dengan yang lainnya, serta menandai tempat favorit dan berkesan.
Pengguna juga bisa mengirimkan emoji ke pengguna lainnya.
Baca juga: Viral! Round and Round Song dari Squid Game 2, Ini Makna dan Liriknya
Namun, aplikasi Jagat kemudian menawarkan permainan "Jagat Coin Hunt" atau Koin Jagat yang bisa ditukar dengan total hadiah Rp 850.000.000 di Jakarta pada Desember 2024.
Karena tingginya minat warga, permainan Koin Jagat diperluas ke wilayah Surabaya, Bandung, dan Bali.
Seperti namanya, Koin Jagat adalah permainan yang dilakukan secara offline dengan misi menemukan koin yang tersebar di beberapa lokasi.
Adapun koin yang diburu ada tiga jenis, yaitu emas, perak, dan perunggu.
Setiap koin yang berhasil ditemukan bisa ditukar menjadi uang tunai.
Koin tersebut memiliki berbagai macam nilai, mulai dari Rp 300.000 untuk koin perunggu hingga Rp 100 juta untuk koin emas.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di Google Play Store hingga Minggu (12/1/2025), aplikasi Jagat telah diunduh lebih dari 5 juta kali.
Baca juga: Cara Daftar NPWP Online 2025 di Aplikasi Coretax dengan 14 Langkah Ini, Berlaku Mulai 1 Januari
Cara Memainkan Koin Jagat

Dikutip dari akun Instagram Jagatapp_id, Minggu, berikut cara memainkan Koin Jagat:
1 . Unduh aplikasi Jagat di Play Store atau App Store.
2. Buka aplikasi Jagat dan aktifkan treasure map di pojok kanan atas.
3. Setelah itu, pengguna akan melihat koin-koin yang muncul di peta.
4. Pilih koin target, lalu carilah koin sesuai lokasinya.
5. Jika sudah mendapatkannya, masukkan nomor seri eksklusif dan kode unik di bagian belakang koin yang ditemukan untuk ditukar dengan hadiahnya.
6. Perlu diingat, pengguna tak boleh berbagi kode unik kepada siapa pun sebelum menukarkan koin agar hak penukaran tidak hilang.
Petunjuk Memainkan Koin Jagat
Masih dari sumber yang sama, aplikasi Jagat juga memberikan petunjuk lokasi Koin Jagat disembunyikan, yakni:
1 . Koin Jagat tidak diletakkan di tempat yang berbahaya, seperti air atau area terlarang.
2. Koin Jagat tidak ditanam di dalam tanah atau di dalam tanaman yang jauh dari trotoar.
3. Koin Jagat tidak diletakkan di atas atau di bawah properti pribadi, seperti pot bunga.
4. Koin Jagat tidak disembunyikan di area terlarang atau yang tidak diizinkan untuk dimasuki.
5. Koin Jagat tidak disembunyikan di balik batu bata atau tempat yang perlu "dipaksa" untuk dibuka.
Warga Berburu Koin Jagat di GBK, Pengelola: Kami Dirugikan
Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPGBK) merasa dirugikan dengan perburuan koin yang dilakukan pengguna aplikasi Jagat di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat.
Direktur Umum PPKGBK Hadi Sulistia mengatakan, tindakan tersebut tidak hanya merugikan pengelola, tetapi juga pengunjung lain yang menggunakan fasilitas GBK.
“Jelas GBK dirugikan dan bahkan juga merugikan pengunjung lain karena kerusakan fasilitas publik,” ucap Hadi saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (12/1/2025).
Akibat pencarian koin tersebut, sarana dan prasarana di GBK juga mengalami kerusakan, seperti lampu, paving block yang dibongkar, hingga taman dan tanaman yang ada di area tersebut.
Dengan begitu, PPKGBK dengan tegas melarang aktivitas berburu koin Jagat di kawasan GBK.
“Kami sangat berkeberatan dengan kejadian pencarian koin dari aplikasi tersebut di seluruh kawasan GBK,” ujar Hadi.
Pihak PPKGBK meminta pengelola aplikasi Jagat untuk membuat pernyataan resmi yang menyatakan tidak ada koin di area GBK sekaligus menghapus titik-titik koin di kawasan GBK melalui sistem aplikasi mereka.
“Pernyataan tersebut agar diposting di laman media sosial resmi mereka.
Menjadikan seluruh kawasan GBK bebas dari lokasi kegiatan yang berpotensi mengakibatkan kerusakan atau kerawanan sosial,” ungkap Hadi.
GBK selama ini terbuka untuk berbagai kegiatan masyarakat, selama tidak merusak fasilitas atau mengganggu pengunjung lain.
“Jagat koin tidak pernah berkoordinasi atau meminta izin menggunakan kawasan GBK sebagai area penerapan aplikasi mereka,” ujar Hadi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Kompas.com
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.