Timnas Indonesia
Bursa Dirtek Timnas Indonesia: Eks Pelatih Borneo FC Pieter Huistra Salah Satu Kandidat Kuat
Mantan Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra, dirumorkan bakal diangkat PSSI sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia.
TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra, dirumorkan bakal diangkat PSSI sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia.
Pieter Huistra sendiri pernah menjabat sebagai Dirtek Timnas Indonesia pada 2014-2015.
Pengalaman tersebut membuat Pieter Huistra digadang-gadang akan jadi Dirtek Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Pieter Huistra baru saja dipecat oleh Borneo FC.
Baca juga: Bocoran Alex Pastoor soal Formasi Timnas Indonesia Lawan Australia, Bukan Total Football
Baca juga: Erick Thohir Bocorkan Agenda Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Singgung soal Regenerasi
Pieter Huistra lahir pada 18 Januari 1967 di Goenga, Belanda.
Ia merupakan seorang pelatih asal Belanda sekaligus mantan pemain winger.
Huistra bermain untuk klub Divisi Utama Skotlandia Rangers dari tahun 1990 hingga 1995.
Ia meninggalkan klub tersebut untuk bermain untuk Sanfrecce Hiroshima di J. League.
Baca juga: Tukangi Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Terima Gaji Rp 1,3 Miliar per Bulan
Pada tahun 2001, ia mulai melatih sebagai pelatih kepala untuk Jong Groningen.
Ia bersama mereka selama empat tahun sebelum diangkat menjadi asisten pelatih Aad de Mos di SBV Vitesse.
Ia kemudian menjadi asisten pelatih Ajax dan diangkat sebagai pelatih kepala tim cadangan mereka pada tanggal 24 April 2009.
Ia kemudian kembali ke Groningen, kali ini sebagai pelatih kepala tim senior, untuk musim 2010–11.
Baca juga: Siapa Direktur Teknik Timnas Indonesia? PSSI: Tunggu Februari 2025, saat Patrick Kluivert Bekerja
Pada tanggal 30 Mei 2012, ia kemudian menjadi pelatih kepala klub Eerste Divisie De Graafschap.
Akhirnya, pada tanggal 3 Desember 2014, ia diangkat sebagai direktur teknik tim nasional Indonesia.
Meski begitu kariernya di Timnas Indonesia tidaklah lama.
Pada 2015 ia berhenti menjadi Dirtek Timnas Indonesia.
Baca juga: Gaji Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Lebih Kecil Dibandingkan Shin Tae-yong
Lalu pada 2016 ia menjadi pelatih klub Jepang, Iwaki FC.
Pada 31 Maret 2017, ia diangkat sebagai penasihat teknis juara Slovakia AS Trenčín hingga akhir musim.
Dirtek Timnas Indonesia Bukan Louis Van Gaal
Kabar Louis Van Gaal jadi Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia dibantah, ini kata Ruud Gullit dan media Belanda.
Baca juga: Peluang Rizky Ridho Bek Timnas Indonesia Gabung Como 1907, Susul Jay Idzes Main di Serie A
Timnas Indonesia dipastikan akan dilatih oleh mantan pemain Timnas Belanda, Patrick Kluivert.
Sedangkan kabar Louis Van Gaal jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia dibantah.
Media Belanda VoetbalZone pada Selasa (7/1/2025) membantah Louis van Gaal akan bergabung ke tim nasional Indonesia sebagai direktur teknik.
Bantahan itu disertakan melalui kutipan wawancara dengan pembawa acara Ziggo Sport, Wytse van der Goot.
Baca juga: Patrick Kluivert Siap Menjawab Tantangan Fans untuk Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Sebelumnya pada Senin (6/1/2025) malam, media Spanyol Marca merumorkan bahwa van Gaal akan menjadi direktur teknik Timnas Indonesia.
"Yang benar adalah Patrick Kluivert akan menjadi pelatih baru tim nasional Indonesia. Van Gaal akan mendukung Kluivert sebagai direktur menurut Marca, tetapi berita itu dibantah oleh Ziggo Sport," tulis Voetbalzone.
Van der Goot di program Ziggo Sport pada Senin malam menambahkan, "Kami menanyakan itu (Van Gaal ke Indonesia). Jawabannya, singkat: 'Tidak'. Itu tidak akan terjadi."
Sementara itu, legenda Belanda Ruud Gullit yang menjadi analis final Supercoppa Italia antara Inter vs AC Milan mengucapkan selamat kepada Kluivert atas pengangkatannya sebagai pelatih Timnas.
Baca juga: Bocoran Alex Pastoor soal Formasi Timnas Indonesia Lawan Australia, Bukan Total Football
"Bagus untuk Patrick, saya sangat senang untuknya. Saya bertanya-tanya apakah Van Gaal akan menjadi TD (Direktur Teknik) karena saya tak bisa membayangkannya sama sekali," kata Gullit.
"Sebagai direktur, Anda harus bepergian dan sebagainya, Louis tidak menginginkannya," imbuh pemegang 66 caps di Timnas Belanda itu.
"Louis sudah cukup menunjukkan kemampuan dalam kariernya, ia sekarang harus menikmati hidup dan keluarganya."
"Dia masih bisa melakukan sesuatu yang sangat baik untuk Ajax sebagai konsultan, itu yang terbaik baginya. Biarkan dia menikmati sisanya," pungkas Gullit.
Baca juga: Tukangi Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Terima Gaji Rp 1,3 Miliar per Bulan
Gonjang-ganjing mengenai siapa pelatih Timnas Indonesia berikutnya muncul setelah Shin Tae-yong dipecat PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, pengganti STY akan tiba di Jakarta pada Sabtu (11/1/2025) dan bakal diperkenalkan keesokan harinya.
Shin Tae-yong dipecat saat Timnas Indonesia menempati peringkat tiga di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia. Pada 20 Maret 2025, Tim Garuda akan bertandang ke Australia. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.