Berita Bontang Terkini
Aspal di Jalan Raya Simpang 4 Bontang Terkelupas, Padahal Baru Saja Dikerjakan Kontraktor
Romi meminta pemerintah segera turun tangan karena lokasi kerusakan berada di area persimpangan, di mana pengendara biasanya berakselerasi.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Pengaspalan di Simpang 4 Bontang Baru, Jalan R Suprapto, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur baru selesai dikerjakan.
Namun, belum genap sebulan, aspal di beberapa titik mulai terkelupas, menyisakan pasir dan kerikil yang membahayakan pengendara.
Pantauan TribunKaltim.co di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang sudah rusak.
Material aspal yang mengelupas dinilai berisiko menyebabkan kecelakaan.
Baca juga: Terkait Jalan Rusak di Lok Tuan Bontang Utara, Warga Minta Pemkot Serius Perbaikinya
"Ini namanya curi uang negara. Masa baru dikerjakan sudah rusak begini? Bahaya buat pengendara yang lewat," ujar Romi Ramli, warga sekitar, saat ditemui TribunKaltim.co, Kamis (30/1/2025).
Romi meminta pemerintah segera turun tangan karena lokasi kerusakan berada di area persimpangan, di mana pengendara biasanya berakselerasi.
Diketahui, proyek pengaspalan ini dikerjakan oleh CV Yan’s Perdana, perusahaan asal Samarinda, sebagai bagian dari proyek pembangunan parit dan drainase di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api. Proyek ini menelan anggaran Rp 11,2 miliar.
Pemkot Minta Diperbaiki
Terpisah Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang, Anwar Nurddin, memastikan pihaknya akan meminta kontraktor untuk segera melakukan perbaikan.
"Masih dalam masa pemeliharaan, nanti akan diperbaiki. Kami berterima kasih atas informasi ini," terang Anwar.
Ia juga mengungkapkan bahwa proyek ini mengalami keterlambatan akibat beberapa faktor.
Sehingga kontraktor mendapatkan perpanjangan waktu selama 29 hari dengan konsekuensi denda harian. (*)
| Walikota Bontang Neni Moerniaeni Siapkan Mutasi Jabatan Akhir April 2026 |
|
|---|
| Eks Walikota Bontang Basri Rase naik "Mercy", Bidik Lonjakan Kursi Untuk Demokrat |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Bontang, Pelaku Sempat Lari dan Buang Barang Bukti |
|
|---|
| Walikota Neni Moerniaeni Akui JKN Bontang Masih Ditanggung Pemprov Kaltim, Dijamin Aman |
|
|---|
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250130_Jalan-Aspal-Terkelupas-di-Bontang-Kaltim.jpg)