Berita Samarinda Terkini
Berikut 9 Poin Prioritas di Operasi Keselamatan Mahakam 2025
Operasi Keselamatan Mahakam 2025 di Kota Samarinda akan berlangsung selama dua pekan atau 14 hari
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Operasi Keselamatan Mahakam 2025 di Kota Samarinda akan berlangsung selama dua pekan atau 14 hari.
Oprasi ini dimulai 10 Febuari hingga 23 Febuari 2025 mendatang.
Kapolres Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo, menyampaikan dalam operasi Keselamatan Mahakam yang berlangsung dua pekan tersebut ada 9 poin penting dalam penindakan pelanggaran.
Adapun penindakan Prioritas yang akan dilaksanakan saat operasi tersebut berjalan diantaranya:
1.Menggunakan HP Saat Berkendara
2 Melawan Arus
3. Melebihi Batas kecepatan
4 Balap Liar
5. Menerobos Lampu Merah
6. Tidak Mengenakan Sabuk Keselamatan
7.Tidak Memakai Helm SNI
8 Mobil Barang Untuk Mengangkut Orang
9.Pelanggaran Hak Utama Kendaraan Tertentu (Prioritas)
"Untuk penindakan diutamakan secara elektronik, kalu yang kita temukan pelanggaran kita kasih teguran juga blangko teguran," ucapnya saat dikonfirmasi TribunKaltim.co pada Minggu, (9/2/2025).
Ia menyampaikan bagi kendaraan yang melanggar masuk dalam kategori pelanggaran berat, makan kendaraan tersebut akan ditindak secara tegas, baik penahanan kelengkapan kendaraan hingga kendaraan itu sendiri.
Baca juga: Kasatlantas Polres Mahulu Siap Gelar Operasi Keselamatan dengan Penindakan Tegas
"Kalau itu masuk pelanggaran berat kita langsung tilang. Tilang ini kan bisa tahan surat-suratnya, SIMnya, STNK ataupun kendaraannya itu berdasarkan yang kita temukan di lapangan," ujarnya.
Dalam mendukung operasi tersebut ada 95 personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Samarinda akan dikerahkan untuk menggelar razia di wilayah hukum kota Tepian. (*)
| Perda TBC Disosialisasikan, Pemkot Samarinda Serius Tekan Kasus Tuberkulosis |
|
|---|
| Inilah Tarif Retribusi Kebersihan Sampah di Samarinda Tahun 2026, Pakai Skema Klasifikasi Baru |
|
|---|
| WFH ASN Samarinda tak Lebih Ringan dari Work From Office, Pemkot Terapkan Sistem Ketat |
|
|---|
| Pemangkasan Pokir DPRD Kaltim, Akademisi Untag Samarinda: Pokir Bukan Jadi ‘Tumbal’ Efisiensi |
|
|---|
| Polresta Samarinda Bongkar Jaringan Sabu 3 Kg di Kontrakan, Tiga Pelaku Diringkus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240306_Satlantas-Polres-Paser-saat-memberi-imbauan-kepada-pengendara-terkait-pentingnya.jpg)