Pilkada 2024

Masih 25 Tahun! Inilah 3 Kepala Daerah Terpilih Termuda yang Akan Dilantik 20 Februari 2025

Inilah 3 Kepala Daerah terpilih termuda yang akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara 20 Februari 2025.

Editor: Doan Pardede
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram @serenafrancis_
KEPALA DAERAH TERMUDA - Sosok Serena Cosgrova Francis (kanan) Wakil Wali Kota terpilih Kota Kupang, NTT yang jadi kepala daerah termuda di Pilkada 2024 dan akan dilantik akhir Februari 2025.Inilah 3 Kepala Daerah terpilih termuda yang akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara 20 Februari 2025. (Instagram @serenafrancis_) 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah 3 Kepala Daerah terpilih termuda yang akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara 20 Februari 2025. 

Pilkada 2024 menghasilkan nama-nama baru yang mengejutkan.

Tak hanya yang tua, generasi muda pun banyak mengisi kursi-kursi kepala daerah lewat Pilkada 2024

Tercatat ada 4 Kepala Daerah termuda, yang masih berusia 25 tahun yang akan dilantik, berasal dari NTT, Jateng dan Kalteng.

Baca juga: Pelantikan Gubernur, Bupati, Walikota Terpilih Hasil Pilkada 2024 Digelar 20 Februari 2025

Prabowo Terbitkan Perpres, Kepala Daerah Dilantik Tanggal 20 Februari 2025

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Perpres tersebut ditetapkan di Jakarta pada 11 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo, serta diundangkan oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi.

Salah satu isi perpres memuat bahwa Presiden RI akan melantik kepala daerah hasil Pilkada 2024 secara serentak pada 20 Februari 2025.

Hal ini dimuat dalam Pasal 22A Ayat (1) Perpres Nomor 13 Tahun 2025.

"Pelantikan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota hasil pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak tahun 2024 dilaksanakan secara serentak oleh Presiden pada tanggal 20 Februari 2025," bunyi isi perpres tersebut, seperti dilansir Kompas.com

Selain itu, pasal yang sama juga mengatur bahwa kepala daerah yang dilantik pada 20 Februari 2025 tidak memiliki sengketa terkait pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Selanjutnya, Pasal 22 Ayat (2) mengatur soal kriteria kepala daerah yang tidak turut dilantik pada 20 Februari 2025.

20250217_Pelantikan Kepala Daerah
KEPALA DAERAH TERMUDA - Sosok Serena Cosgrova Francis (kanan) Wakil Wali Kota terpilih Kota Kupang, NTT yang jadi kepala daerah termuda di Pilkada 2024 dan akan dilantik akhir Februari 2025.

Mereka adalah kepala daerah yang memiliki sengketa pilkada di MK; harus melaksanakan pemilihan ulang, suara ulang, atau penghitungan suara ulang sesuai putusan MK atau adanya keadaan memaksa (force majeure).

Selain itu, Pasal 22B Ayat (1) di aturan yang sama mengatur soal pelantikan kepala daerah di Aceh.

Pasal 22B Ayat (2) menyebutkan bahwa pelantikan kepala daerah di Aceh dikecualikan dari tanggal 20 Februari 2025.

Sementara Pasal 22B Ayat (1) huruf a menyatakan, gubernur dan wakil gubernur Aceh dilantik oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia di hadapan ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.

Sedangkan, pelantikan bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota di Aceh dilakukan oleh gubernur atas nama Presiden Republik Indonesia di hadapan ketua Mahkamah Syar'iyah dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten/kota. 

Berikut kepala daerah terpilih termuda di Pilkada 2024 seperti dilansir TribunPontianak.co.id di artikel berjudul DAFTAR Kepala Daerah Terpilih Termuda di Pilkada 2024 yang Siap Dilantik Akhir Februari 2025:

1. Serena Cosgrova Francis

Jabatan: Wakil Wali Kota terpilih Kota Kupang, NTT

Usia: 25 tahun 4 bulan 11 hari

Lahir: 20 September 1999

2. Bellinda Putri Sabrina Birton

Jabatan: Wakil Bupati Kudus, Jawa Tengah.

Usia: 25 tahun 4 bulan 25 hari

Lahir: 6 September 1999

3. Adi Mula Nakalelu

Jabatan: Wakil Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah

Usia: 25 tahun 11 bulan 5 hari

Lahir: 26 Februari 1999

Profil Serena Cosgrova Francis

Serena Cosgrova Francis merupakan perempuan muda asal NTT yang berani berkiprah dalam dunia politik menjadi jembatan aspirasi anak muda dan kaum milenial.

Putri NTT kelahiran Kupang, 20 September 1999 itu telah membangun jejaring nasional dan internasional. 

Baca juga: Pelantikan Gubernur, Bupati, Walikota Terpilih Hasil Pilkada 2024 Digelar 20 Februari 2025

Yang mana, dengan pengalaman berorganisasi di tingkat nasional dan internasional, Serena memiliki jaringan yang luas dan pemahaman yang mendalam tentang tantangan global.

Dari rekam jejak pendidikannya, ternyata Serena merupakan lulusan Cumlaude S1 Jurusan Hubungan International dari Universitas Indonesia (2021) dan telah menyelesaikan study Master Degree (S2) International Development University of Birmingham Inggris tahun 2022.

Menjadi inspirasi dan jembatan aspirasi anak muda, kini Serena pun memberanikan diri maju sebagai bakal calon Walikota Kupang dalam Pilkada tahun 2024.

Serena bukan hanya sekadar kandidat, tetapi juga jembatan aspirasi, peduli pada berbagai bidang, dan memiliki komitmen yang kuat terhadap kemajuan daerahnya.

Serena menyatakan diri menjadi suara bagi generasi muda NTT, yang telah membawa beberapa aspirasi hingga ke level kebijakan nasional.

Dengan kecintaan dan kepeduliannya pada sepak bola dan pendidikan, Serena memberikan harapan kepada anak-anak perbatasan untuk meraih mimpi mereka.

Dengan memperhatikan pendidikan dan olahraga, Serena tidak hanya membangun atlet, tetapi juga menciptakan pemimpin masa depan.

Dengan pendidikan dan pengalaman kerja serta pengalaman sebagai aktivis sosial, membuat putri dari pasangan Fary Francis dan Yoca O. Johannes itu menjadi calon pemimpin masa depan yang berdaya saing global. 

Ketika masih berada di Sekolah Menengah Atas tepatnya di SMA Negeri 3 Kupang, Serena dipercayakan menjadi Paskibraka Nasional tahun 2015.

Selain itu, dirinya juga menjadi Duta Belia Indonesia untuk Malaysia tahun 2015.

Pada tahun 2019, Serena pun menjadi Founder Timor Belajar Foundation.

Terlahir dan dibesarkan dalam keluarga yang mengidolakan Gerindra, Serena memiliki komitmen pada partai tersebut.

Namun, lebih dari sekadar afiliasi politik, Serena juga mendedikasikan dirinya untuk mempersiapkan generasi muda melalui organisasi seperti Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

Dalam organisasi TIDAR itu, seperti dilansir Tribunnewsmaker.com, Serena sebagai Wakil Sekjen (2021).

Di tahun yang sama (tahun 2021), Serena menjadi Wakil Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia dan  sebagai Manajer Tim Bintang Timur Academy (BeTA) Atambua.

Lalu, pada tahun 2023, Serena menjadi Ass manager tim Indonesia U16 Barcelona Football Festival, Spanyol.

Di samping itu, sebagai duta CSR BUMN, Serena memastikan bahwa sumber daya yang tersedia digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti akses air bersih dan pengembangan pendidikan.

Komitmennya pada NTT tercermin dalam tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi hidup masyarakat.

Kini, Serena menyatakan bahwa dirinya menjadi pilihan sangat tepat dalam mewakili aspirasi anak muda dan kaum milenial.

Menurutnya, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) butuh antusiasme muda, gelora milenial, dan semangat mendunia.

Banyak milenial yang sangat cocok memimpin Kota Kupang.

Salah satunya dia. 

Baca juga: Beda dari Andi Harun yang Ikut Retreat Usai Pelantikan, Saefuddin Zuhri Bakal Kembali ke Samarinda

Harta kekayaan Serena Cosgrova Francis

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Serena Cosgrova Francis diketahui memiliki kekayaan senilai Rp.3.068.103.703

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved