Berita Kaltim Terkini
Pemasangan Early Warning System di Kaltim Terkendala Pemangkasan Anggaran
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan berbagai upaya guna penanggulangan banjir
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan berbagai upaya guna penanggulangan banjir.
Salah satunya dengan mencanangkan pemasangan Early Warning System (EWS) di beberapa titik sungai Kaltim.
EWS atau Sistem Peringatan Dini merupakan rangkaian prosedur dan teknologi yang mendeteksi tanda-tanda awal bencana sehingga dampak negatif dapat terminimalisir.
Rencana pemasangan EWS tersebut diungkapkan ketika kejadian banjir di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) di pertengahan 2024 lalu.
Baca juga: 3 Titik Wilayah di Tenggarong Kukar jadi Fokus Penanganan Banjir Dinas PU
Namun sejauh ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim mengatakan bahwa EWS banjir belum bisa terealisasikan di 2025.
Koordinator Pusdalops PB BPBD Provinsi Kaltim, Cahyo Kristanto menyampaikan pihaknya telah mengusulkan rencana pemasangan EWS.
Tetapi karena adanya peralihan kepemimpinan RI 1 serta kini penghematan anggaran, maka rencana pemasangan EWS terpaksa ditunda.
"Karena itu perlu anggaran yang cukup besar. Karena pemangkasan, kita (BPBD Kaltim) memprioritaskan anggaran untuk berbagai program sosial terlebih dahulu," beber Cahyo.
Ia menjelaskan, sesuai perencanaan, EWS akan dipasang di setiap jalur sungai yang ada di masing-masing kecamatan yang ada di Kaltim.
"Setidaknya di setiap kecamatan ada satu. Kita minta paling minim ada 8 alat EWS. Tetapi karena memang ada perubahan, sementara ditangguhkan dulu," jelasnya.
Baca juga: Sering Terendam Banjir, Relokasi SMAN 1 Long Bagun Mahulu Tunggu Kepastian Lahan
Saat ini apabila terjadi banjir, BPBD Kaltim masih mengandalkan koordinasi bersama BMKG, Basarnas dan tim di lapangan.
"Harapan kita pemasangan EWS itu dapat terealisasi khususnya di beberapa titik lokasi banjir. Seluruh wilayah Kaltim berpotensi banjir. Sehingga kita sangat perlu mendeteksi lebih awal dan bisa melakukan penanganan lebih cepat," pungkasnya. (*)
| POPULER KALTIM: 2 Agenda Kapolri di Samarinda, Harta Kekayaan Kasat Resnarkoba Kukar |
|
|---|
| Peran 'Sniper' di Kampung Narkoba Samarinda, Pengawas 24 Jam Pembocor Komando Polisi |
|
|---|
| 6 Daerah dengan Kasus Kriminal Tertinggi di Kaltim, Ini Data Terbaru BPS |
|
|---|
| 3 Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Borong Prestasi di Kapolri Cup 2026 |
|
|---|
| Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Kaltimtara Sebut Sektor Ekspor Diuntungkan saat Rupiah Melemah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250218-Potret-banjir-di-Kota-Samarinda.jpg)