Jumat, 5 Juni 2026

Berita Kukar Terkini

Plt Kepala DiskopUKM Kukar Sebut Peran Petani dan Nelayan Sangat Besar

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat ada sekitar 60 ribuan UMKM yang terdaftar

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN
PELAKU UMKM - Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) Thaufiq Zulfian Noor, Senin (3/3/2025). Ia mencatat ada sekitar 60 ribuan UMKM yang terdaftar. Dalam hal ini, bidang pertanian dan peternakan turut masuk dalam kategori UMKM. (TRIBUNKALTIM.CO /ARY NINDITA) 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat ada sekitar 60 ribuan UMKM yang terdaftar.

Jumlah tersebut didominasi pada sektor kuliner, kemudian 17 sub sektor pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Plt Kepala DiskopUKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor menyebut pada bidang pertanian dan peternakan masuk dalam kategori UMKM. 

Hal ini berdasarkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) dan aturannya, bahwa nelayan dan petani dipadankan dengan kategori pelaku UMKM.

"Itu hanya dipilah dari aset atau omset. Ketika mereka memiliki aset Rp1 miliar atau omset Rp2 miliar, maka beralih menjadi pelaku usaha kecil mikro (UKM), kemudian jika sampai Rp5 miliar menjadi pelaku usaha mikro kecil menengah," ulasnya, Minggu (16/3/2025).

Baca juga: UMKM Kerajinan Rotan di Balikpapan Kian Meredup, Kini Kesulitan Mencari Penerus

Thaufiq menyebut, peran petani dan nelayan yang masuk dalam kategori UMKM lantaran kontribusi bidang pertanian dan perikanan terhadap perekonomian di Kukar sangat besar.

"Karena mereka adalah pelaku ekonomi. Jadi roda perekonomian juga berjalan, karena terjadi transaksi terhadap produk lainnya," imbuhnya.

Namun, kata Thaufiq, daya tahan dan saing menjadi kendala para pelaku UMKM dalam memulai usahanya. Seperti promosi dan lain sebagainya.

Baca juga: Bukan Nicky Tirta, Tasyi Athasyia Laporkan 2 Akun TikTok ke Polisi soal Tuduhan Black Campaign UMKM

"Disini peran pemerintah untuk terlibat membantu, tapi mereka (pelaku UMKM) dulu yang harus memiliki minat yang kuat untuk terus bertahan dalam persaingan UMKM saat ini," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved