Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Jadi Tempat Istirahat Pemudik, 407 Masjid Se-Kalimantan Timur Buka 24 Jam

Jadi tempat istirahat pemudik, sebanyak 407 masjid se-Kalimantan Timur dibuka selama 24 jam.

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Rita Lavenia
TEMPAT PERSINGGAHAN - Ilustrasi Masjid Jamiyatutaqwa di Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Maret 2023.  Kantor Wilayah Kementerian Agama menginstruksikan agar ratusan masjid se-Kalimantan Timur, terutama yang berada di jalan poros, untuk buka 24 jam penuh selama arus mudik Lebaran 2025.(TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hari Raya Idulfitri 1446 hijriah atau Lebaran 2025 tinggal menghitung hari.

Ratusan pemudik terpantau memadati setiap terminal, pelabuhan dan bandara yang ada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sejak H-10 Lebaran.

Berdasarkan hasil pantauan lapangan, tahun ini terjadi peningkatan jumlah penumpang mudik untuk moda transportasi darat, baik antar kota maupun provinsi.

Melalui perjalanan yang cukup panjang, area persinggahan atau rest area pasti akan dipadati pemudik yang melintas.

Baca juga: Tahun Ini Terbanyak, Jumlah Pelamar CPNS 2024 di Kanwil Kemenag Kaltim Capai 5.093 Orang

Sayangnya, jumlah rest area di Benua Etam masih sangat terbatas.

Oleh sebab itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltim telah menginstruksikan agar ratusan masjid se-Kaltim, terutama yang berada di jalan poros, untuk buka 24 jam penuh selama arus mudik Lebaran 2025.

"Instruksi ini bertujuan untuk memberikan fasilitas istirahat yang nyaman dan aman bagi para pemudik yang melintasi jalan-jalan poros Kalimantan Timur," ujar Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq.

Ia mengungkapkan bahwa instruksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama sebagai bentuk partisipasi aktif Kemenag dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik tahun ini.

Lebih lanjut Khaliq menjelaskan, ada 407 masjid telah diidentifikasi berada di jalur utama yang dilalui oleh para pemudik, baik yang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Baca juga: Kemenag Kaltim Catat 138 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Makkah, 7 di Antaranya dari Balikpapan

Beberapa masjid yang disebutkan adalah Masjid Muhammad Cheng Hoo yang terletak di Batuah, tepat di jalan poros Samarinda-Balikpapan, dan Masjid KH Muhammad Sadjid Tenggarong juga menjadi percontohan ramah musafir.

Khaliq menekankan bahwa masjid- masjid tersebut diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar yang dibutuhkan oleh para pemudik.

"Kami mempersilakan para pemudik untuk singgah di masjid untuk keperluan pribadi seperti mandi cuci kakus (MCK), melaksanakan shalat dan beristirahat sejenak agar tidak terlalu lelah dalam perjalanan," katanya.

Kemenag Kaltim juga mengimbau kepada para pengurus masjid untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pemudik yang singgah. 

"Dengan demikian kita dapat membantu meringankan beban masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman," harap Khaliq.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved