Senin, 13 April 2026

Gempa Bumi

Update! Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Tenggara Bone Bolango, Gorontalo, Ini Info BMKG

Wilayah tenggara Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Selasa malam, 28 Mei 2025 pukul 20:51 WIB.

Editor: Yara Tahnia
X.com/BMKG
GEMPA WILAYAH GORONTALO - Gempa bumi guncang wilayah di Gorontalo. Wilayah tenggara Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Selasa malam, 28 Mei 2025 pukul 20:51 WIB. (X.com/BMKG) 

TRIBUNKALTIM.CO - Wilayah tenggara Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Selasa malam, 28 Mei 2025 pukul 20:51 WIB.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi Twitter/X @infoBMKG.

Gempa tersebut terjadi pada koordinat 0.01 LS dan 123.45 BT, dengan pusat gempa berada di sekitar 70 km tenggara Bone Bolango.

Kedalaman gempa tercatat cukup dalam, yaitu 149 km di bawah permukaan laut, yang masuk dalam kategori gempa menengah hingga dalam.

GEMPA WILAYAH GORONTALO -  Gempa bumi guncang wilayah di Gorontalo. Wilayah tenggara Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Selasa malam, 28 Mei 2025 pukul 20:51 WIB. (X.com/BMKG)
GEMPA WILAYAH GORONTALO - Gempa bumi guncang wilayah di Gorontalo. Wilayah tenggara Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Selasa malam, 28 Mei 2025 pukul 20:51 WIB. (X.com/BMKG)

#Gempa Mag:3.1, 28-May-2025 20:51:26WIB, Lok:0.01LS, 123.45BT (70 km Tenggara BONEBOLANGO-GORONTALO), Kedlmn:149 Km #BMKG.

BMKG juga menambahkan bahwa informasi ini bersifat sementara karena data yang disampaikan mengutamakan kecepatan informasi.

Dengan demikian, hasil pengolahan bisa berubah seiring masuknya data baru yang lebih lengkap dan valid.

Baca juga: Update! Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Banyuasin dan Sekitarnya, Cek Info BMKG

"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data", tulis BMKG dalam unggahan resminya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved