Senin, 8 Juni 2026

HUT Tribun Kaltim 2025

Wawali Balikpapan Bagus Susetyo Usul Penerima Beasiswa S3 Kaltim Cemerlang Terakomodir Gratispol

Program unggulan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur bertajuk Gratispol menjadi komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya

Tayang:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
USULAN BEASISWA GRATISPOL - Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo menanggapi program tersebut yang dipaparkan langsung Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dalam acara Talkshow dan Apresiasi 22 Tahun Tribun Kaltim bertajuk Gebrakan Sang Pemimpin “Program Gratispol Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” pada Rabu (28/5/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Program unggulan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur bertajuk Gratispol menjadi komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Khususnya, memperluaskan dan menyejahterakan akses pendidikan tinggi bagi warga Kalimantan Timur.

Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo menanggapi program tersebut yang dipaparkan langsung Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.

Tepatnya dalam acara Talkshow dan Apresiasi 22 Tahun Tribun Kaltim bertajuk Gebrakan Sang Pemimpin “Program Gratispol Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” pada Rabu (28/5/2025).

Baca juga: Rektor Uniba Apresiasi Talkshow Tribun Kaltim: Wadah Pandangan Konstruktif untuk Beasiswa Gratispol

Wawali Balikpapan, Bagus Susetyo bercerita, dirinya bersama para dosen atau aparatur sipil negara (ASN) melanjutkan pendidikan Doktor atau S3 dalam program beasiswa Kaltim Cemerlang.

Namun, kini program beasiswa Kaltim Cemerlang tersebut tertutup.

Mereka yang menempuh pendidikan tinggi S3 pada prosesnya memasuki semester 3 atau menghadapi penelitian seperti tidak punya asa lagi.

Bagus menyayangkan hal tersebut jika tidak terakomodasi dalam program Gratispol.

"Saya berharap, mohon ini untuk bisa dibahas lagi, karena teman-teman di angkatan kami itu banyak yang cuti waktu mengambil S3," imbuhnya.

Baca juga: Pemprov Kaltim Kucurkan Rp500 Miliar untuk Dukung Program Gratispol Kesehatan

Bagus turut menyampaikan bahwa biaya penelitian pendidikan tinggi S3 diketahui cukup mahal. Sehingga, ia juga mengusulkan agar biaya penelitian itu bisa mendapatkan bantuan. 

"Sudah UKT-nya mahal, penelitiannya juga tidak murah," katanya.

Padahal mereka yang mengambil S3 hampir kebanyakan berprofesi sebagai dosen dari beberapa universitas di Kalimantan Timur.

"Kita berharap dosen-dosen kita mempunyai ijazah S3, sehingga mereka diberikan tanggung jawab untuk menaikkan kualitas adik-adik kita di S1 maupun S2. Karena kalau enggak bisa (mendapat bantuan), mereka mesti akan nangis," pungkasnya.

Bagus mengapresiasi program Gratispol yang diusung Gubernur Kaltim Rudi Masud, dengan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji lantaran konsisten terhadap janji-janji politiknya.

Ia berharap, agar usulan tersebut dapat menjadi pemikiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur agar segera bisa direalisasikan. (*) 
 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved