Senin, 15 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Waspada Pancaroba! DKK Balikpapan Kaltim Minta Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Cuaca tak menentu membuat Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi penyakit.

Tayang:
TribunKaltim.co/Dwi Ardianto
JAGA KESEHATAN – Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan memperhatikan daya tahan tubuh selama masa transisi musim ini. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Cuaca yang tak menentu belakangan ini membuat Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi penyakit, terutama saat memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Mengingat, perubahan cuaca yang terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur cukup ekstrem. 

Dari cuaca panas terik di siang hari, keesokan harinya bisa tiba-tiba turun hujan deras dengan intensitas tinggi.

Kondisi ini tentu berdampak pada kesehatan masyarakat jika tidak diantisipasi sejak dini.

Baca juga: Waspada! BMKG Balikpapan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalimantan Timur, Ini Wilayahnya

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan memperhatikan daya tahan tubuh selama masa transisi musim ini.

"Tubuh manusia memerlukan penyesuaian agar tetap sehat dan nyaman. Misal dari panas terik kemudian tiba-tiba menjadi hujan deras, atau dari udara kering ke lembab, itu butuh penyesuaian," ujar Alwi, Kamis (29/5/2025).

Ia menjelaskan, perubahan cuaca yang drastis membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit seperti flu, batuk, hingga demam.

“Penting sekali mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan air putih dan vitamin, serta istirahat yang cukup,” tuturnya.

Baca juga: Peralihan Musim Hujan ke Kemarau, BMKG Balikpapan Imbau Warga Tingkatkan Waspada Banjir dan Longsor

Selain menjaga pola makan, Alwi juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.

Salah satunya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk menggunakan metode 4M Plus, yakni menguras, mengubur, menutup, dan memantau tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Ia juga menyarankan penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai perlindungan tambahan, terutama bagi masyarakat yang sudah terserang flu.

“Melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan dengan menggunakan masker. Bagi yang sudah flu, isolasi diri dulu di rumah, jangan sampai kontak mata hingga menularkan virus kepada yang lainnya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved