Minggu, 19 April 2026

Berita Berau Terkini

Disbudpar Berau Dorong Ekowisata Berkelanjutan Lewat Temu Wicara dan Mini Expo

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menggelar kegiatan Temu Wicara dan Mini Expo Ekowisata, Rabu (25/6/2025)

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
TEMU WICARA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menggelar kegiatan Temu Wicara dan Mini Expo Ekowisata, Rabu. Kegiatan itu mengambil tema “Peran Komunitas dan Pelaku Wisata dalam Menjaga Alam untuk Masa Depan.” (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menggelar kegiatan Temu Wicara dan Mini Expo Ekowisata, Rabu (25/6/2025), dengan mengusung tema “Peran Komunitas dan Pelaku Wisata dalam Menjaga Alam untuk Masa Depan.”

Acara ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antara komunitas lokal, pelaku wisata, pemerintah, dan investor dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis ekologi di Bumi Batiwakkal.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menyampaikan bahwa Kabupaten Berau memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, mulai dari gugusan karang, pantai penyu, hutan hujan tropis, hingga danau air cermin.

“Berau memiliki bentang alam yang istimewa, mulai dari gugusan karang, pantai penyu, hutan hujan tropis, hingga air cermin nya, semua itu berpadu dengan budaya dan kearifan lokal yang menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (25/6/2025).

Ia menegaskan, karena keunikan dan sensitivitas lingkungannya, pengembangan wisata di Berau harus dilakukan secara bertanggung jawab, salah satunya melalui pendekatan ekowisata.

Baca juga: Bupati Berau Promosikan Wisata Batiwakkal Saat Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua di IPDN

Pemkab Berau mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya membangun kolaborasi antara pelaku wisata, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan Mini Expo yang menampilkan paket wisata unggulan dari berbagai destinasi di Berau. Selain itu, produk-produk UMKM dari desa wisata juga dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.

“Ada 18 pelaku usaha ikut serta, ditambah rangkaian hiburan dan game bertema kekayaan alam Berau,” ungkapnya. 

Tak hanya itu, sebagai bagian dari promosi langsung, akan digelar Pamelian Session Trip pada 26–28 Juni 2025. Sebanyak 8 biro perjalanan wisata dan 1 investor akan mengunjungi sejumlah destinasi unggulan untuk menjajaki peluang kerja sama dan investasi.

Mewakili Bupati Berau, Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

Baca juga: DPMK Berau Gelar Pelatihan Susun Data Prodeskel demi Menuju Kelurahan yang Mandiri dan Akuntabel

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen kuat membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

“Saat ini Berau telah memiliki 18 desa wisata dan 225 destinasi, terdiri dari 159 wisata alam, 39 budaya, dan 27 wisata buatan. Semuanya harus dijaga kelestariannya agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Maulidiyah juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan, khususnya soal sampah wisata. Ia menyinggung pentingnya program pengelolaan sampah dan pengadaan TPS di kawasan wisata, serta penggunaan perlengkapan wisata ramah lingkungan.

“Kita boleh memanfaatkan alam sebagai wahana wisata, tapi jangan pernah lupa menjaga ekosistemnya. Ekowisata harus menjadi sektor andalan Berau ke depan, alamnya terjaga, budayanya lestari, dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved