Senin, 25 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Dukungan Perkembangan Anak, Dinkes Kutim Ajak Masyarakat Lengkapi Imunisasi Dasar 14 Kali

Imunisasi menjadi standar kesehatan dari bayi usia 0 bulan hingga 24 bulan yang dicantumkan dalam buku kesehatan ibu dan anak

Tayang:
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
IMUNISASI DASAR - Kepala Dinkes Kutim, Bahrani Hasanal. Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sebagai daya tahan tubuh terhadap penyakit kronis, adapun selain 14 vaksin tersebut merupakan vaksin tambahan. (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pada umumnya, imunisasi menjadi standar kesehatan dari bayi usia 0 bulan hingga 24 bulan yang dicantumkan dalam buku kesehatan ibu dan anak.

Awalnya, Kementerian Kesehatan RI hanya memberikan 11 jenis imunisasi dasar yang wajib dilakukan oleh anak-anak.

Akan tetapi seiring berkembangnya zaman dan teknologi kesehatan, jenis imunisasi jadi bertambah.

Baca juga: Dinas PUPR Kutim Mulai Bersihkan Polder Ilham Maulana agar Kembali Berfungsi

Hal itu diinformasikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur, Bahrani Hasanal bahwa terkini, jumlah imunisasi dasar lengkap ada 3 tambahan sehingga menjadi 14 jenis untuk anak-anak.

"Ada 3 jenis tambahan yang saat ini masuk dalam imunisasi dasar lengkap, diantaranya Vaksin HPV (Human Papillomavirus) yang berguna untuk mencegah kanker serviks dan diberikan kepada perempuan usia SMP," jelas Bahrani, Jumat (27/6/2025).

Selain itu, vaksin tambahan 2 lainnya diantaranya vaksin rotavirus untuk mencegah diare berat akibat rotavirus yang dilakukan sebanyak 3 kali setiap bulan.

Kemudian, terakhir vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) untuk pencegah penyakit pneumonia, infeksi saluran pernapasan bawah yang menyerang paru-paru.

Adapun vaksin imunisasi dasar yang lengkap berdasarkan standar Kemenkes RI terbaru diantaranya Hepatitis B, Polio, BCG, DPT-HB-Hib, Campak-Rubella (MR), PCV, Rotavirus, Influenza, Tifoid, Hepatitis A, Varisela, HPV, Japanese Encephalitis (JE), dan Dengue.

Ia mengimbau agar masyarakat mengikuti imunisasi lengkap sebagai upaya dukungan perkembangan si buah hati.

"Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sebagai daya tahan tubuh terhadap penyakit kronis, adapun selain 14 vaksin tersebut merupakan vaksin tambahan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved