Minggu, 19 April 2026

Berita Kukar Terkini

Penuh Haru, Edi Damansyah Serahkan Memori Jabatan Bupati Kukar ke Aulia-Rendi

Edi Damansyah secara resmi menyerahkan memori jabatan sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) kepada pasangan Bupati

TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI
TRANSISI PEMKAB KUKAR - Edi Damansyah menyerahkan memori jabatan ke bupati dan wakil bupati baru. Lebih dari seremoni serah terima, Edi Damansyah menyebut acara ini sebagai tonggak baru dalam tradisi demokrasi Kukar. (TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI)  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Dalam suasana penuh haru dan kebersamaan, Edi Damansyah secara resmi menyerahkan memori jabatan sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, Senin (30/6/2025) di halaman Mesjid Agung Sultan Sulaiman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Mengawali sambutannya, Edi menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang dimulai sejak subuh dengan salat berjemaah.

Ia mengapresiasi kehadiran berbagai elemen, mulai dari jajaran Pemkab Kukar, tokoh masyarakat, penyelenggara pemilu, akademisi, hingga perusahaan.

“Terima kasih atas kehadiran bapak ibu, para sahabat saya. Saya pastikan, pendukung Edi Damansyah adalah juga pendukung Aulia Rahman dan Rendi Solihin,” ucap Edi Damansyah.

Baca juga: Bupati Bupati Edi Damansyah Lantik Pj Kades Sungai Meriam Kecamatan Anggana

Suasana emosional menyelimuti dirinya saat mengenang perjuangan dan dinamika selama menjabat. 

“Tadi saya meneteskan air mata. Saya tidak menetes air mata karena putusan Mahkamah Konstitusi, tapi saya menangis karena masjid ini subuh-subuh penuh jemaah,” ujarnya dengan suara bergetar.

Bagi Edi, keberhasilan memenuhi rumah ibadah saat subuh adalah cita-cita yang selama ini diidamkan.

Ia juga mengajak umat lintas agama untuk terus menghidupkan rumah ibadah masing-masing sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih dari seremoni serah terima, Edi menyebut acara ini sebagai tonggak baru dalam tradisi demokrasi Kukar. 

“Hari ini kita membuat tradisi baru. Regenerasi kepemimpinan bupati dan wakil bupati bisa kita letakkan dalam forum silaturahim. Tradisi ini harus dijaga dan dilanjutkan,” tuturnya.

Baca juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Dorong Sekolah Libatkan Siswa Kelola Sampah Plastik Lewat Bank Sampah

Ia menitipkan kelanjutan tradisi itu kepada Aulia-Rendi, seraya mengingatkan bahwa situasi politik Kukar kerap senyap di permukaan tapi bergejolak di bawah.

“Pemain, aktor-aktor politik di Kutai Kartanegara orangnya itu-itu saja. Tapi saya tegaskan, kontestasi demokrasi sudah selesai,” ujarnya.

Edi merujuk dua momentum besar Pilkada Kukar, yaitu pemungutan suara pada 27 November 2024 dan pemungutan suara ulang (PSU) 19 April 2025 yang telah menetapkan Aulia-Rendi sebagai pemenang sah.

Aulia Rahman dan Rendi Solihin sudah mendapat amanat masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara

"Di setiap kesempatan saya sampaikan, tutup lembaran itu. Kita buka lembaran baru,” tandasnya. (*)


 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved