Berita Balikpapan Terkini
DPRD Dorong Penyeragaman Tarif Ojol di Balikpapan, Ingatkan Sanksi
Sejumlah perusahaan penyedia layanan transportasi online menyatakan kesediaannya menjalankan kebijakan tarif seragam
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah perusahaan penyedia layanan transportasi online menyatakan kesediaannya menjalankan kebijakan tarif seragam yang juga pernah didorong oleh DPRD Balikpapan.
Pemerintah Kota Balikpapan memberikan kewenangan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menutup operasional aplikator transportasi daring yang tidak mematuhi kebijakan tarif seragam.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menegaskan bahwa sanksi tegas diperlukan untuk menjamin penerapan kebijakan tarif yang adil dan seragam di seluruh platform transportasi online.
"Apabila ada aplikator yang tidak patuh, maka konsekuensinya adalah penutupan operasional di wilayah Balikpapan," ujar Yusri.
Kebijakan tarif seragam ini telah dituangkan dalam SK Gubernur Kaltim Nomor 551.2/K.XXX/2024 dan diperkuat oleh Surat Edaran Wali Kota Balikpapan.
Baca juga: Ojek Online di Kaltim Harus Ikuti Tarif Sesuai SK Gubernur, Wagub Seno Aji: 1x24 Jam atau Tutup
Aturan tersebut mewajibkan seluruh aplikator, baik roda dua maupun roda empat, untuk mengikuti ketetapan tarif resmi.
Dalam forum RDP sebelumnya, tiga aplikator hadir menyampaikan tanggapan.
Dua di antaranya belum menandatangani berita acara karena alasan teknis internal, namun menyatakan tetap akan mengikuti ketentuan tarif sesuai regulasi daerah.
Komisi III DPRD Balikpapan berharap adanya sanksi ini bisa menciptakan persaingan usaha yang sehat dan mendorong kepatuhan dari seluruh aplikator.
Langkah tegas dinilai menjadi bagian penting dari pengawasan terhadap keberlangsungan sistem transportasi daring yang berkeadilan.
Baca juga: Pemprov Kaltim Ultimatum Aplikator Transportasi Online, Seno Aji: Taat Tarif atau Tutup 1x24 Jam
Yusri menekankan bahwa peran pemerintah tidak cukup hanya membuat aturan, tetapi juga memastikan implementasinya berjalan dengan baik.
"Kami berharap ini menjadi solusi awal dalam membangun sistem transportasi online menjadi lebih baik lagi ke depannya," pungkasnya. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Penurunan Angka Stunting, Petrosea dan Puskesmas Kariangau Balikpapan Gelar Program Tas Batik Emas |
|
|---|
| Kuliah Jarak Jauh Mahasiswa ITK Balikpapan Tuai Pro-Kontra, Efektif tapi Picu Kejenuhan |
|
|---|
| Plaza Balikpapan Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026, Event Akrobatik jadi Puncak Keramaian |
|
|---|
| Peneliti STIE Soroti Muskot XII KADIN Balikpapan, Sebut Navigasi Momentum dan Jaga Resiliensi |
|
|---|
| Penemuan Mayat Pria di Balikpapan, Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Kematian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250628-Ketua-Komisi-III-DPRD-Balikpapan-Yusri.jpg)