Sabtu, 18 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Akses Sulit, Bantuan Pemprov Kaltim Dilansir dengan Longboat ke Mahulu

Pemprov Kaltim telah mengirimkan bantuan sembako untuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang

Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
BANTUAN - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Irhamsyah saat di wawancarai disela-sela rapat paripurna DPRD Provinsi Kaltim, Senin (4/8/2025) (Tribunkaltim.co/ Raynaldi Paskalis) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengirimkan bantuan sembako untuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Bantuan tersebut akan dilansir agar dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Irhamsyah, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu, khususnya Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu. 

Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses penyaluran bantuan ke daerah yang sulit diakses.

“Per hari ini tadi saya dapat informasi air sudah mulai naik, kemungkinan ya mungkin bisa lewat sampai Longiram lah distribusinya,” ungkap Irhamsyah, Senin (4/8/2025)

Baca juga: Dinkes Kaltim Salurkan Bantuan 150 Paket Makanan Tambahan ke Mahulu Lewat Jalur Darat

Mahulu merupakan salah satu daerah di ujung Kalimantan Timur yang sangat bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama mobilitas dan distribusi logistik. 

Namun, musim kemarau yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan surutnya air sungai sehingga jalur air terganggu.

Selain jalur air, akses darat sebenarnya masih bisa ditempuh. Namun, kondisi jalan di beberapa titik yang licin membuat distribusi logistik melalui darat tidak sepenuhnya lancar. 

Untuk mengantisipasi hal ini, BPBD Mahulu telah mengirimkan armada longboat yang akan digunakan untuk menerima bantuan sembako dari Pemprov Kaltim.

“Tapi kemungkinan masih bisa. Untuk itu di Dinas BPBD Mahulu sudah mengirim longboot-longboot untuk menerima sembako yang dari Pemprov,” tambah Irhamsyah.

Kondisi kemarau yang melanda Mahulu juga berdampak pada melonjaknya harga bahan pokok.

Diberitakan sebelumnya, harga beras di daerah ini sempat mencapai Rp 1,2 juta per sak, sedangkan harga tabung gas melon 3 kilogram mencapai Rp 350 ribu.

Baca juga: 6 Desa di Bengalon Kutai Timur Masuk Daftar Rawan Karhutla

Dengan adanya koordinasi lintas instansi, bantuan sembako diharapkan bisa segera menjangkau masyarakat terdampak. 

Dinas Perhubungan Kaltim memastikan proses distribusi akan dilakukan dengan cara yang paling efektif, baik melalui jalur air maupun darat sesuai kondisi lapangan.

“Itu informasi yang kami dapat dari BPBD Mahulu. Jadi nanti dilansir ya, lansir menggunakan longboat," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved