Berita Berau Terkini
Bupati Berau Sri Juniarsih Ingin Acara Irau Manutung Jukut Lebih Meriah dan Jadi Magnet Wisatawan
Pemkab Berau berencana kembali menggelar Irau Manutung Jukut atau perayaan membakar ikan bersama-sama
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berencana kembali menggelar Irau Manutung Jukut atau perayaan membakar ikan bersama-sama dalam rangkaian Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb pada 2025.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan keinginannya agar kegiatan tahunan itu bisa dikemas lebih meriah dan mendatangkan wisatawan dari luar daerah.
Menurutnya, selain menjadi pesta rakyat yang ditunggu-tunggu masyarakat, Irau Manutung Jukut juga bisa dijadikan magnet wisata yang memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung.
Baca juga: 8 Bahasa Daerah yang Dipakai di Kalimantan Timur 2025, Masih Digunakan oleh Ratusan Ribu Warga
“Irau Manutung Jukut ini harus kita siapkan dari sekarang. Saya ingin tahun ini digelar lebih besar dan meriah, bisa mengundang wisatawan dari luar daerah," terangnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (4/8/2025).
Ia juga mendorong agar perangkat daerah yang terlibat, terutama Dinas Perikanan (Diskan) Berau bisa segera menyusun rencana kegiatan secara detail.
“Harus segera disiapkan. Saya ingin tahun ini benar-benar terasa suasana pesta rakyatnya. Kita punya potensi besar untuk menjadikan kegiatan ini sebagai atraksi budaya dan wisata yang khas dari Berau,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Diskan Berau, Jaka Siswanta, menuturkan, pihaknya saat ini masih dalam tahap awal penyusunan rencana kegiatan. Ia mengakui bahwa rapat lintas OPD terkait Irau Manutung Jukut tahun 2025 belum dilakukan.
“Untuk sekarang belum ada rapat besar soal kegiatan itu. Kami masih mau menyusun Rencana Kerja dan Belanja (RKB)-nya dulu," ungkapnya.
"Biasanya kami koordinasi dengan Disbudpar karena biasanya ada kegiatan lomba perahu juga, yang digelar bersamaan,” sambungnya.
Lanjutnya, Irau Manutung Jukut tahun ini rencananya tetap akan dilaksanakan pada hari libur agar bisa diikuti semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Karena ini modelnya pesta rakyat, kami ingin semua masyarakat bisa ikut. Jadi kami ambil hari libur. Tapi untuk anggaran masih belum bisa dipastikan sekarang, karena masih dalam proses,” bebernya.
Jaka juga mengamini keinginan Bupati Berau agar kegiatan ini digelar lebih meriah dari tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu juga menjadi semangat untuk menyiapkan kegiatan yang lebih baik dan berdampak bagi daerah.
“Kita usahakan lebih meriah lah, apalagi Bupati juga ingin bisa menarik wisatawan dari luar. Tapi kami masih perlu waktu untuk koordinasi dan pembahasan internal. Rencana pekan depan kami akan mulai dengan rapat internal dulu,” pungkasnya. (*)
| Pemkab Berau Targetkan Tingkatkan Status Kabupaten Layak Anak Menjadi Nindya |
|
|---|
| Arah Sektor Pariwisata Berau Diperbaharui, Disbudpar Matangkan Draft Perubahan RIPARDA 2026 |
|
|---|
| UMKM Berau Didorong Tembus Pasar Global, Alibaba Jadi Pintu Ekspor |
|
|---|
| Kopi Liberika Mulai Dilirik, DPRD Berau Dorong Diversifikasi Komoditas Perkebunan |
|
|---|
| Tak Sekadar Ibu Rumah Tangga, Perempuan Berau Didorong Jadi Agen Perubahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250805.jpg)