Berita Balikpapan Terkini
Grup Musik Rockafiller Rampungkan Tur ke 5 Kota Bertajuk "Stone Infuzzion"
Rockafiller menutup tur “Stone Infuzzion” dengan cerita penuh warna, sambutan hangat penonton, dan kisah perjalanan mandiri yang menginspirasi
Penulis: Ardiana | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Grup musik asal Balikpapan, Rockafiller, sukses menuntaskan tur keduanya di luar daerah bertajuk “Stone Infuzzion”.
Tur ini menjadi momen spesial karena sekaligus memperkenalkan single terbaru, video musik, dan personel baru mereka kepada para penggemar.
Formasi terbaru Rockafiller kini diperkuat oleh Aril (gitar dan vokal), Dandi (drum), dan Hadi Ferro (bassist), yang bersama-sama membawakan enam lagu dari album dan rilisan mereka di lima kota besar Pulau Jawa: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Depok, dan Tangerang.
"Kebetulan untuk tur ini yang kedua kalinya di luar daerah. Pertama tahun 2023," ungkap Sang Drummer, Dandi, Sabtu (9/8/2025).
Ia juga membeberkan, Stone Infuzzion memiliki makna menginvasi kota-kota tersebut dengan genre khas mereka.
Baca juga: Rockafiller Hidupkan Mitologi “Feniks” dan Sambut Bassist Baru
Dari seluruh perjalanan turnya, menurut Dandi ada beberapa moment yang paling berkesan.
Di Yogyakarta, sambutan hangat penonton, suasana kota, dan band-band pembuka dengan warna musik senada membuat penampilan semakin hidup. Momen kolaborasi dengan musisi lokal pun menambah warna tur ini.
Ada pula kejadian tak terduga saat di salah satu titik, Rockafiller hanya tampil berdua Aril dan Dandi karena Hadi berhalangan hadir mendadak. Meski demikian, mereka tetap tampil maksimal.
"Di titik keenam kita sempat tampil cuma berdua karena bassist, Hadi, sedang berhalangan dan ada urusan mendadak," tambahnya.
Meski begitu, ketiganya sepakat, panggung terakhir, di Ciputat, Tangerang Selatan, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Jakarta juga menjadi penampilan yang paling berkesan.
Baca juga: Rockafiller Band Asal Balikpapan Kaltim Bawakan Album Dark Ages pada Showcase Pertamanya
Terlebih, dengan jumlah penonton yang mencapai 500 orang, serta sambutan hangat dari mashasiswa dan penonton yang masih fresh mendengarkan lagu mereka.
"Tur kita ini mandiri. Meski ada beberapa bantuan dari berbagai pihak, kayak Ketua DPRD kota Balikpapan, juga komunitas Jarak Tempuh Kolektif dan teman-teman yang lain. Tapi mostly, tur kita pakai biaya sendiri. Gak bawa sponsor dan logo apapun selama tur," pungkasnya.
Tur ini bukan hanya memperluas jangkauan musik Rockafiller, tetapi juga membuktikan komitmen mereka untuk menjaga idealisme dan keunikan karya.
Dengan semangat mandiri, Rockafiller telah menorehkan cerita yang tak hanya menghibur, tapi juga menginspirasi. (*)
| Balikpapan Jadi Daerah UHC Terbaik di Indonesia, BPJS Ajak Warga Hidup Sehat dan Taat Bayar Iuran |
|
|---|
| Walikota Rahmad Masud Lepas Balikpapan Coastal Running 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Pesisir |
|
|---|
| Industri Ojol Balikpapan Tolak Batas Potongan 8 Persen, Dinilai Ganggu Ekosistem Digital |
|
|---|
| FOTO-FOTO: Antusias Peserta Audisi D’Academy 8 di Balikpapan, Fildan Rahayu jadi Juri |
|
|---|
| Demi Dangdut, Peserta D’Academy 8 Balikpapan Rela Tempuh Perjalanan Jauh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250809_Band_Rockafiller_Tur_Lima_Kota.jpg)