Gara-gara Isu Penangkapan Polisi, Kapolres Nunukan Ditelepon Plt Kapolri
Kapolres Nunukan AKBP Christian Tory, Senin (16/3/2015) mengaku ditelepon langsung Pelaksana Tugas Kapolri (Plt) Komjen Pol Badrodin Haiti.
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kapolres Nunukan AKBP Christian Tory, Senin (16/3/2015) mengaku ditelepon langsung Pelaksana Tugas Kapolri (Plt) Komjen Pol Badrodin Haiti.
Dia ditelepon terkait isu penangkapan 17 warga negara Indonesia (WNI) termasuk 10 anggota polisi dan 4 Tentara Nasional Indonesia (TNI) oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM), saat pengejaran Syarif, pelaku pembunuhan Sersan Satu Tata Adi Cahyono.
"Saya kaget juga, ditelepon langsung," ujarnya.
Namun, Kapolres tidak menjelaskan secara detail pembicaraannya dengan Plt Kapolri. (Baca: Inilah Kronologis Pengejaran Pembunuh Anggota TNI ke Malaysia)
Dikutip dari media online Malaysia http://bm.therakyatpost.com, Wakil Ketua PDRM, Datuk Noor Rashid Ibrahim menjelaskan, 17 WNI termasuk 10 anggota polisi dan empat TNI berpakaian biasa, memasuki negara ini melalui Bambangan di Pulau Sebatik, kira-kira pukul 13.00 Wita pada Jumat lalu.
Mereka masuk secara ilegal ke Malaysia dengan menumpang sepeda motor. Sebanyak 17 WNI itu ditahan di Balai Police Wallace Bay.
Kapolres sebelumnya menegaskan, tidak ada penangkapan PDRM terhadap polisi dan TNI. Dia memastikan, 14 anggota polisi dan TNI itu telah berada di Nunukan sejak Sabtu (14/3/2015) sore.
“Sudah pulang. Semuanya sudah di Nunukan,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/akbp-christian-tory3.jpg)