Kejuaraan Tenis Meja Walikota Open, Panitia Janji Lebih Meriah dan Manajemen Waktu yang Lebih Baik

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana salah satu pertandingan di Kejuaraan Tenis Meja Walikota Open di gedung Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kejuaraan Tenis Meja Open Piala Walikota Balikpapan telah memasuki hari terakhir pertandingan (Minggu, 3/4/2016).Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kota Balikpapan.

Para atlet dari PTM Bulldozer Kaltim yang telah berdiri sudah 25 tahun di dunia tenis meja, telah memenangkan tiga pertandingan, diantaranya, Pemula Putri I Kadet Putra II dan Junior Putri I.

Ofisial PTM Bulldozer Kaltim, Wahyudi mengharapkan, turnamen atau kejuaraan tenis meja di Balikpapan harusnya selalu dilaksanakan tiap tahun di Kalimantan Timur.

“Karena olahraga ini sangat jarang diminati, saya mengharapkan, kalau bisa olahraga tenis meja diadakan turnamen di Kaltim. Dan tidak hanya kejuaraan saja, tapi turnamen dan kompetisi lainnya harus diadakan,” katanya.

LIHAT JUGA: VIDEO - Beginilah Atraksi Astronot NASA Bermain Ping-pong di Luar Angkasa

Karena banyaknya jumlah peserta yang telah ikut dalam kejuaraan tenis meja, Wahyudi menyarankan agar pihak panitia ada perbaikan lagi untuk jadwal pertandingan bagi para peserta.

"Untuk kualitas pertandingan sangat baik. Namun, untuk jadwal pertandingan para pesera itu harus ada perbaikan lagi karena kadang tidak sesuai dengan apa yang tertera,” sarannya.

Ketua Umum PTMSI Cabang Balikpapan, Rustam Syahran, mengatakan, kejuaraan yang diadakan di Gedung BSCC DOME Balikpapan, sifatnya adalah terbuka bagi seluruh kategori.

Kedepannya, PTMSI Cabang Balikpapan mengharapkan pemerintah menyediakan pemusatan latihan bagi para atlet tenis meja di Balikpapan.

BACA JUGA: Setelah Try Out di China, Winda Langsung ke Thailand

Halaman
123