Konservasi
Kasihan, Bayi Orangutan Dirantai di Ruangan Sempit cuma karena Alasan Ini
Bayi orangutan ini sengaja dirantai selama satu tahun lamanya hanya untuk media hiburan sebuah keluarga di Blangpidie.
TRIBUNKALTIM.CO -- Sungguh malang nasib individu bayi orangutan yang ditemukan di Kota Blangpidie, Aceh barat Daya, Aceh, Indonesia.
Bayi orangutan ini sengaja dirantai selama satu tahun lamanya hanya untuk media hiburan sebuah keluarga di Blangpidie.
Mingky, nama bayi orangutan yatim ini diketahui sedang berjalan seorang diri di belantara hutan setelah sang induk mati. Tubuhnya yang masih mungil ditangkap oleh pemburu sekitar satu tahun lalu.
Sebuah keluarga mengaku menerima pemberian bayi orangutan ini dari seorang pemburu, kemudian merantai bagian lehernya agar tidak kabur.
Baca: Yuk. . . Berkenalan dengan Puan, Orangutan Tertua di Dunia yang Gemar Marah-marah
Mingky dirantai di sela dinding sempit berukuran sekitar 60 cm yang memisahkan dua rumah yang berbeda.
Setelah tim penyelamat mengetahui kabar buruk yang menimpa Mingky, tim segera pergi menyelamatkan bayi orangutan ini.
Para tim penyelamat terkejut melihat kondisi depresi yang dialami Mingky.
Bahkan saking depresi dan takut sendirian di ruang sempit, Mingky diketahui memeluk dirinya sendiri ketika tidur di malam hari.
"Pria yang menangkap Mingky mengatakan sengaja merantainya untuk dijadikan hiburan ketika keluarga mereka berkumpul," ujar Panut Hadisiswoyo dari Pusat Informasi Orangutan, dikutip melalui laman Metro, Rabu (2/11/2016).
Selama dirantai, Mingky diberikan makan dalam porsi yang sangat sedikit, kadang diberi buah-buahan dan juga nasi.
Ketika tim berusaha untuk melepaskan rantai tersebut, Mingky merasa sangat ketakutan disentuh oleh manusia.
Bahkan orangutan ini menjadi agresif dan harus disuntik bius untuk menenangkannya.
Beruntung kini kondisi Mingky sudah lebih baik di sebuah tempat perlindungan orangutan dan telah mendapatkan perawatan kesehatan memadai.
Baca: Akibatkan Kematian Orangutan, COP Kampanyekan Senapan Angin Teror bagi Satwa Liar
Mingky akan dirawat hingga benar-benar sehat sebelum siap dilepasliarkan kembali ke hutan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/orangutan_20161102_133317.jpg)

