Jumat, 10 April 2026

Kesehatan

Bekas Luka Memang Nyebelin, Bagaimana Memudarkannya dengan Cepat?

Namun, seringkali bekas luka ini menyebabkan kulit berkurang keindahannya. Ketahui strategi untuk memudarkan bekas luka di kulit.

THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Bekas luka (scar) adalah proses alami penyembuhan luka.

Namun, seringkali bekas luka ini menyebabkan kulit berkurang keindahannya. Ketahui strategi untuk memudarkan bekas luka di kulit.

Meski kita sudah berhati-hati, terkadang luka tidak bisa dihindari. Misalnya saja terbentur ujung meja, luka gores pisau dapur, luka bekas jerawat, luka bakar, atau luka operasi.

Itu sebabnya, hampir setiap individu kemungkinan besar pernah terluka dan memiliki bekas luka.

Terbentuknya bekas luka sebenarnya adalah hal yang normal. Ketika terjadi luka di kulit, tubuh akan memproduksi banyak kolagen untuk mempercepat penyembuhan luka.

Namun, jaringan penyembuhan itu tidak mengandung semua bagian normal dari kulit sehingga warna dan tampilannya seringkali berbeda dengan kulit di sekitarnya.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi tampilan luka. Bentuk, ukuran, dan kedalaman luka berkontribusi pada bekas luka, selain juga warna kulit dan jumlah darah yang mencapai area luka.

Terdapat tiga jenis bekas luka. Normalnya, bekas luka yang terbentuk tipis, kecil, dan datar.

Bekas luka seperti ini tidak terlalu mengganggu penampilan. Sementara bekas luka atrofi tampak kempis dan cekung karena rusaknya jaringan kolagen kulit. Bekas luka ini umumnya terjadi akibat jerawat dan penyakit cacar.

Bekas luka keloid biasanya timbul, berwarna gelap atau merah, serta memiliki kontur yang berbeda dengan luka.

Keloid adalah hasil proses penyembuhan kulit yang terlalu agresif, di mana jaringan kulit baru tumbuh hingga area luar luka. Timbulnya keloid dipengaruhi oleh faktor genetik.

Perawatan luka

Para ahli perawatan luka percaya bahwa faktor utama dalam perawatan luka yang baik adalah hidrasi, perlindungan kulit, dan pemudaran bekas luka.

Untuk hidrasi kulit, mengonsumsi cukup cairan dan mengoleskan krim khusus efektif melembabkan kulit sehingga bekas luka bisa dicegah.

Saat ini juga terdapat berbagai produk perawatan bekas luka, yang terbaru Laderma produksi PT.Interbat. Dibuat dari bahan-bahan alami, terutama Aruba Aloe Vera yang memiliki efek anti-inflamasi untuk mengurangi iritasi dan membuang sel kulit mati serta melindungi sel kulit baru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved