Rabu, 8 April 2026

Dari Jubir hingga Kepala Staf

Dari Jubir hingga Kepala Staf, Mereka yang "Didepak" Presiden AS Donald Trump

Scaramucci pecahkan rekor orang menduduki jabatan puncak tersingkat. Ia dipecat 10 hari setelah diumumkan sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih.

(AFP PHOTO / POOL / MARKUS SCHREI)
Presiden AS Donald Trump (tengah) berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri), Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni (dua dari kiri) dan Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari kedua KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7/2017). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leaders Retreat KTT G20 atau G20 sesi I mengenai terorisme, Jumat 7 Juli siang waktu setempat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Anthony Scaramucci adalah "korban" terbaru dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih.

Scaramucci memecahkan rekor sebagai orang yang menduduki jabatan puncak dalam waktu tersingkat. Ia dipecat 10 hari setelah diumumkan sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih.

Namun, sebelum itu, ada deretan panjang orang-orang di belakangnya yang sudah dipecat atau disingkirkan dari posisi mereka oleh Presiden Trump.

Inilah rincian apa saja yang mereka lakukan, dan mengapa mereka didepak, dimulai dengan Anthony Scaramucci yang dijuluki "The Mooch".

Anthony Scaramucci, Direktur Komunikasi - 31 Juli

Mantan pebisnis Wall Street itu telah mengenal Presiden Trump selama bertahun-tahun, dan habis-habisan membela sang presiden dalam berbagai wawancara di televisi.

Meski ia tidak lama mengemban tugas, namun dia menjadi pusat sorotan.

Dalam kicauan di Twitter, dia menuduh Kepala Staf lama Reince Priebus bertanggung jawab atas kebocoran informasi Gedung Putih, sekaligus melontarkan ancaman.

Belakangan kicauan di Twitter tersebut lalu dihapus.

Scaramucci lalu menyerang Priebus dan penasihat senior Presiden Trump Steve Bannon dengan kata-kata kasar dalam percakapan di telepon, saat wawancara dengan seorang reporter dari majalah New Yorker.

Mengapa ia dipecat?

Meski ia bersesumbar atasan langsungnya adalah presiden, perilaku serampangan Scaramucci mungkin yang membuatnya tak bisa mendapat jabatan apa pun, sepanjang Jenderal John Kelly menjabat sebagai Kepala Staf baru Presiden Trump.

Pengunduran diri Scaramucci diumumkan beberapa jam setelah Kelly dilantik untuk mengganti Priebus.

Pihak Gedung Putih mengatakan, Trump yakin komentar-komentar yang dilontarkan Scarantocci "tidak pantas".

Masa jabatan?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved