Jumat, 17 April 2026

Mancanegara

Makau Lumpuh, Seluruh Kasino Tutup Setelah Diterjang Topan Mangkhut

Pertanian di pulau Luzon bagian utara, wilayah penghasil beras dan jagung, terendam oleh banjir lumpur sehingga menyebabkan gagal panen.

Anthony WALLACE / AFP
ANGIN TOPAN - Seorang wanita menggunakan payung saat ia berjalan melewati perancah bambu yang ambruk tergantung di sebuah gedung setelah diterjang Super Typhoon Mangkhut, Hong Kong, Minggu (16/9). Topan Mangkhut mengguncang Hong Kong menuju daratan China setelah menewaskan sedikitnya 30 orang di Filipina dan merusak pertanian warga setempat. 

TRIBUNKALTIM.CO, MANILA - Jumlah korban tewas akibat siklon tropis Mangkhut di Filipina bertambah menjadi 49 orang hingga Minggu (16/9).

Korban terakhir yang ditemukan kebanyakan meninggal akibat tertimpa tanah longsor, termasuk keluarga yang beranggotakan empat orang.

Siklon tropis telah meninggalkan bentangan pulau utama di Filipina, Luzon, hingga menyebabkan tanah longsor dan memutus akses jalan. Di kota Baggao, angin menghancurkan rumah-rumah, merobohkan atap dan tiang listrik.

Pertanian di pulau Luzon bagian utara, wilayah penghasil beras dan jagung, terendam oleh banjir lumpur sehingga menyebabkan gagal panen.

Sementara itu, badai terbesar di dunia sepanjang tahun ini juga mengoyak Hong Kong.

Seorang perempuan dilaporkan tersapu ke laut di Taiwan. Setelah menghantam Hong Kong, siklon tropis Mangkhut mulai menerjang pesisir kota Jiangmen, provinsi Guangdong, China bagian selatan pada Minggu malam.

Otoritas cuaca Hong Kong sebelumnya mengeluarkan peringatan badai dengan hembusan angin lebih dari 230 km/jam. Sejauh ini, sekitar 100 orang mengalami cedera.

Di desa nelayan Tai O, banyak orang tinggal di rumah panggung yang dibangun di atas laut berupaya untuk menyelamatkan tempat tinggal mereka dari genangan banjir.

"Air banjir mengalir deras ke rumah saya, tapi saya terus membuang air keluar. Ini seperti berpacu dengan waktu," kata seorang warga bernama Lau King-cheung.

Hampir semua penerbangan dari dan menuju Hong Kong dibatalkan. Sekolah di kota juga akan tutup hingga Senin (17/9).                

Sebelum mencapai pesisir selatan China, badai bergerak melewati Makau. Seluruh kasino ditutup untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebanyak dua juta orang telah dievakuasi oleh pihak berwenang di Guangdong, sebelum siklon tropis mencapai daratan.

Makau terkenal dengan bisnis kasinonya yang mewah dan buka selama 24 jam sehingga menyedot banyak wisatawan untuk bermain judi.

AFP mewartakan, pemerintah wilayah pesisir ini memutuskan untuk menutup 42 kasino, yang juga juga telah disetujui oleh pemimpin kota dan bos-bos judi.

"Penghentian operasional judi untuk keselamatan karyawan kasino, pengunjung, dan penduduk," demikian pernyataan pemerintah.

Staf kasino mengatakan, lokasi perjudian akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut. Sementara, pemerintah kota telah menaikkan peringatan badai tertinggi kedua. Jalanan yang biasanya dipenuhi sesak oleh turis, kini terlihat sepi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved