Kanal

Demokrat Bantah AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo di GBK karena Dilarang SBY

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat tampil di acara E-Talkshow yang disiarkan langsung di tvOne, Jumat (21/12/2018) malam. - Capture Youtube

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menegaskan ketidakhadiran Ketua Kogasma (Komando Tugas Bersama) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Kampanye Akbar Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno bukan karena dilarang oleh Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam konferensi pers hari ini, Senin (8/4/2019) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Hinca menjelaskan kondisi AHY tidak fit untuk tampil di atas panggung.

“Posisi AHY pada malam sebelum acara memang tidak fit betul, sampai-sampai ketika menemani Ibu Ani Yudhoyono di Singapura, Mas AHY tidak menemani di dalam ruangan, sampai Mas AHY terbang menggunakan penerbangan paling malam untuk kembali ke Jakarta,” jelas Hinca Panjaitan.

Kesan dilarangnya AHY hadir dalam acara itu muncul karena sehari sebelum acara dimulai beredar surat dari SBY untuk tiga pimpinan Demokrat yaitu Amir Syamsuddin, Syarief Hasan, dan Hinca Panjaitan yang menyatakan SBY mencium aroma tidak inklusifnya kampanye akbar tersebut.

Mantan Sekjen PSSI itu melanjutkan kondisi AHY masih belum fit saat pagi hari tiba di Jakarta.

 “Pagi itu saya masih komunikasi dengan Mas AHY dan memang kondisinya masih belum fit, karena itu beliau tidak tampil, beliau ingin tampil dalam kondisi yang sangat siap,” tegas Hinca Panjaitan.

Sekali lagi, Hinca Panjaitan menegaskan tidak ada larangan yang disampaikan oleh SBY kepada AHY untuk hadir di acara tersebut.

Baca juga:

Manajemen Baru Persiba Dikabarkan Mundur, Legal Manajemen Lama Anggap Keputusan Sepihak

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com

Berita Populer