Kanal

Cara Mudah Bisa Khatam Al-Quran di Bulan Ramadhan

Sejumlah anak mengikuti program gerakan Maghrib Mengaji di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (13/12/2018). - (KOMPAS.com/BUDIYANTO)

TRIBUNKALTIM.CO - Bulan Ramadhan 2019 telah tiba.

Mulai Senin (6/5/2019) umat muslim bakal memasuki bulan suci penuh rahmat dan ampunan.

Datangnya bulan Ramadhan juga diisi dengan memperbanyak amalan dan ibadah.

Selain berpuasa banyak amalan yang bisa dilakukan selama bulan Ramadhan.

Salah satunya adalah membaca kitab suci Al-Quran

Mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan memang tidak wajib.

Tapi harus dimanfaatkan untuk mengumpulkan pahala atau amal baik selama bulan suci ini.

Lalu bagaimana tips agar Khatam Al Quran selama bulan Ramadhan?

Melansir dari Tribunnews.com berikut tips dan cara mudah Khatam Al Quran di bulan Ramadhan

1. Membuat target 1 hari dapat menyelesaikan 1 Juz sehingga 30 Juz dapat diselesaikan sebanyak 30 hari.

2. Setiap shalat 5 waktu, dalam satu waktunya sempatkan untuk membaca Al-Qur’an sebanyak 2 lembar atau 4 halaman.

3. Dapat dicoba dengan membaca Al-Qur’an sebelum dan sesudah Shalat masing-masing 2 lembar atau 4 halaman.

4. Isi waktu luang anda dengan sedikit-dikit membaca Al-Qur’an maka insyaallah akan khatam dalam sebulan.

5. Membuat catatan pada diri sendiri dengan setiap sebelum shalat 4 halaman dan sesudah shalat 4 halaman.

6. Yang terpenting adalah niat dari hati jika ingin mengkhatamkan Al-Qur’an dalam sebulan

7. Memastikan target yang ingin dicapai harus terlaksana

Bagaimana, mudah bukan?

Alquran adalah pedoman bagi umat Islam, sehingga sudah semestinya setiap muslim dapat membaca pedoman itu secara keseluruhan dan kemudian mengamalkannya.

Mengutip Rumaysho.com, dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« اقْرَإِ الْقُرْآنَ فِى شَهْرٍ » . قُلْتُ إِنِّى أَجِدُ قُوَّةً حَتَّى قَالَ « فَاقْرَأْهُ فِى سَبْعٍ وَلاَ تَزِدْ عَلَى ذَلِكَ »

“Bacalah (khatamkanlah) Al Quran dalam sebulan.” ‘Abdullah bin ‘Amr lalu berkata, “Aku mampu menambah lebih dari itu.”

Beliau pun bersabda, “Bacalah (khatamkanlah) Al Qur’an dalam tujuh hari, jangan lebih daripada itu.” (HR. Bukhari No. 5054).

Namun sebagaimana kata Imam Nawawi, “Kebanyakan ulama berpendapat bahwa tidak ada batasan hari dalam mengkhatamkan Al Qur’an, semuanya tergantung pada semangat dan kekuatan. Dan ini berbeda-beda satu orang dan lainnya dilihat dari kondisi dan person.” (Fathul Bari, 9: 97).

Abu Sa’id Al Khudri ketika ditanya firman Allah:

فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآَنِ

“Karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran ” (QS. Al Muzammil: 20). Jawab beliau, “Iya betul. Bacalah walau hanya lima ayat.” (Disebutkan dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 414).

Doa Sambut Bulan Ramadhan dan Niat Berpuasa

Menyambut datangnya bulan Ramadhan 2019 masehi, umat islam dapat mempersiapkan diri dan mengamalkan doa baik menyambut bulan suci.

Begitu spesialnya bulan Ramadhan2019, sebab puasa ini sampai-sampai Rasulullah SAW berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa dipertemukan dengan bulan penuh ampunan tersebut.

Berikut doa Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Dan jumpakanlah kami kepada bulan Ramadhan."

Selain itu, ketika bulan terlihat (hilal), kita juga dianjurkan untuk melafalkan doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW.

Mengutip www.nu.or.id, berikut ini adalah beberapa riwayat hadits yang menyebutkan doa yang dibaca oleh Rasulullah ketika melihat bulan atau hilal.

اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ (وفي رواية بِاليُمْنِ) وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامِ وَالإِسْلامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَ تَرْضَى، رَبِّي (وفي رواية رَبُّنَا) وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allāhu akbaru, allāhumma ahillahū ‘alainā bil amni (lain riwayat bil yumni), wal īmāni, was salāmi, wal islāmi, wat taufīqi li mā tuhibbu wa tardhā. Rabbī (lain riwayat rabbanā) wa rabbukallāhu.

Artinya: Allah maha besar. Ya Allah, jadikanlah ini bulan 'membawa' keamanan (lain riwayat keberuntungan), keimanan, keselamatan, keislaman, petunjuk bagi amal yang Kau suka dan restui. Tuhanku (Tuhan kami) dan Tuhanmu adalah Allah," (HR Ad-Darimi dan Ibnu Hibban).

Adapun Imam Ahmad dan Imam At-Tirmidzi merilis riwayat lain yang menyebutkan doa Rasulullah SAW saat melihat bulan dengan redaksi yang lebih singkat dari hadits riwayat Ad-Darimi dan Ibnu Hibban sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ

Allāhumma ahillahū ‘alainā bil amni, wal īmāni, was salāmati, wal islāmi. Rabbī wa rabbukallāhu. Hilālu rusydin wa khairin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ini bulan 'membawa' keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, wahai bulan petunjuk dan kebaikan," (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Kedua doa ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam karyanya Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam, [Madinah, Maktabah At-Thayyibah: tanpa catatan tahun], halaman 108.

Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, keberkahan, keimanan, keislaman, dan kebaikan bagi kita semua atas kehadiran bulan baru melalui aktivitas rukyatul hilal, termasuk bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Niat Puasa Ramadhan 

Selama bulan Ramadhan 2019, umat Muslim yang memenuhi syarat diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Sebelum menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2019, berikut ketahui lebih dulu syarat wajib dan rukun-rukunnya.

Syarat wajib Puasa Ramadhan, seperti dilansir www.nu.or.id yaitu beragama Islam, Baligh, Berakal sehat, Sehat tidak dalam keadaan sakit dan Mengetahui awal bulan Ramadhan 2019. 

Berikut Rukun Puasa Ramadhan:

1. Membaca Niat Puasa Ramadhan

Niat Puasa Ramadhan 2019 merupakan pekerjaan ibadah yang diucapkan dalam hati dengan persyaratan dilakukan pada malam hari hingga sebelum fajar dan wajib menjelaskan kefarduannya di dalam niat tersebut, contoh; saya berniat untuk melakukan puasa fardlu bulan Ramadhan, atau lengkapnya dalam bahasa Arab, sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

2. Menahan Diri

Rukun kedua adalah menahan diri segala sesuatu yang membatalkan puasa. Untuk detailnya apa-apa yang membatalkan puasa akan dijelaskan pada pasal sesuatu yang membatalkan puasa.

"…maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba..." (QS. al-Baqarah, 2: 187)

Setidaknya ada 7 hal yang dapat membatalkan puasa Ramadhan 2019, yaitu:

  • Makan dan minum secara berkesinambungan dengan segaja
  • Berhubungan seksual
  • Keluar air mani dengan sengaja karena bersentuhan
  • Perempuan yang mengalami haid atau nifas
  • Muntah karena disengaja
  • Gila atau hilang akal
  • Keluar dari Islam.

BACA JUGA

Jadwal Sidang Isbat dan Live Streaming Penentuan 1 Ramadhan 1440 H/2019 di 3 TV Nasional

TERPOPULER - SBY Blak-blakan Soal Proses Pergantian Kapolri, Ada yang Coba Intervensi via SMS

Soal Skill Rene Mihelic, Begini Komentar Pelatih Anyar Persib Bandung, Robert Rene Alberts

OTT KPK di Balikpapan, Febri Diansyah: Hakim Diduga Terima Suap Rp100 Juta

Hasil Latihan Bebas Kedua FP2 MotoGP Jerez 2019, Danilo Petrucci Tercepat, Valentino Rossi Tercecer

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

  

Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany

Berita Populer