Kanal

TERPOPULER: Istri Bani Seventeen Ungkap Isi Buku Harian Suami, 'Nara Akan Selalu Merindu Be'

Bani Seventeen jadi korban tsunami Banten. Sabtu (22/12/2018), unggahan terakhirnya foto berdua dengan sang putri banjir ucapan doa dan duka. - Instagram/baniseventeen

TRIBUNKALTIM.CO - Sudah hampir lima bulan Tsunami Tanjung Lesung yang terjadi pada Desember 2018 berlalu.

Tsunami yang tanpa peringatan dini itu cukup banyak memakan korban.

Salah satunya band Seventeen yang digawangi Ivan, Bani, Herman, dan Andi.

Ivan sang vokalis selamat dari bencana tersebut.

Sedangkan tiga temannya, Bani, Herman, dan Andi meninggal dunia.

Mereka meninggalkan keluarga kecilnya.

Bahkan, Bassis Seventeen, Muhammad Awal Purbani atau akrab disapa Bani meninggalkan seorang istri yang sedang hamil anak keduanya.

Foto ini diunggah Cindri pada Maret 2019.
Sepenggal bait, yg mami temukan tadi sore, di buku harian bebi sebagai pengingat... Nara akan selalu merindu be
Dalam buku harian tersebut Bani menuliskan:
Sejuta Rasa yang tertanam
Tlah aku berikan kepadamu
Tak mungkin bisa ku berhenti menyayangimu

Hari demi hari berlalu
kau buatku selalu merindu
Bani meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, Cindri Wahyuni yang diketahui tengah hamil muda.

Kini kehamilan Cindri sudah memasuki waktunya. Diperkirakan bulan depan ia melahirkan.

Cindri pun bercerita tentang keadaannya di akun Instagramnya.

Dalam salah satu unggahannya, Cindri menyebut kehamilannnya sempat bermasalah hingga ia harus bedrest.

Beruntung kondisi itu bisa teratasi dan kini calon bayinya dalam kondisi sehat.

Berikut curhatan Cindri yang diunggah di Instagram pada 27 Maret 2019 lalu.

"Be, ki loh anakmu sehat Alhamdulilah, walaupun kontrol sebelumnya mami harus bed rest karna ngeflek plasenta adek di bawah nutupin sebagian jalan lahir, tapi alhamdulillah sekarang sudah baik, berkat doa banyak orang baik be

Hari ini kk inara nemenin mami priksa be, awalnya anteng, tp lama2 luar biasa anak solehah kita aktifnya g bs diem, pinternya minta ikut diperiksa tante bidan, lari2 triak2 muter2 njoget2, g inget td dirumah abis jatoh bibirnya jontor

tp takut jg panik diajakin masuk ktemu om dokter, dipikirnya dia yg mau diperiksa

sampe terakhir malakin anak orang minta susu kotak, padahal abis mimik susu doi, yg akhirnya dikasi juga hahahaha,

MasyaAllah anak mami udah pinter minta, tp kok mintanya sama orang lain nak, beraninya sama anak kecil," tulis Cindri bercerita.

Dalam unggahan itu, ia juga mengunggah potret USG calon anaknya.

Di postingan yang lain, Cindri bahkan menyebut bahwa calon anaknya diperkirakan lahir bulan depan.

 "Assalamualaikum cintanya mami & Bebi, mirip siapa ya nak kamu?

Hidungnya mancung kayak kk Nara dulu waktu lahir mancung, tp skr jadi minimalis kt bebi

Mirip bebi lg apa mirip mami km ya?

Yg penting sehat ya nak, jgn rewel2 diperut mami,

kt sama2 harus berjuang, sampe bulan dpn kt ketemu,

 I Love u baby "D"," tulis Cindri.

 

Unggahan tersebut dibanjir doa netizen.

"MasyaAllah sehat2 selalu cinta cintanya mas bani, semoga bisa memberikan syafaat buat mas bani dan mba cindri kelak, Ammin Allahuma Aamiin,"

"Sehat terus mami, kaka inara sama calon baby "D" kami selalu sayang kalian,"

"Smg calon babynya jg maminya sehat semua ya mami Cindri.. Hingga wkt kelahiran diberkahi Alloh kemudahan dan kelancaran... Aamiin..."

"mami yang kuat, sehat sehat sama baby nya . semoga persalinan nya lancar,"

"Semoga mami ..dan bayi dlm kandungan sehat ..di mudahkan di lancarkan proses melahirkan...semoga mami cindri ..kk inara ..dan bayi berlimpah kesehatan di berikan umur yg panjang aamiin,"

"Semoga diberi kelancaran sampai hari H ya mbak @cindriwhy . Dan putra putrinya menjadi Anak2 yang hebat..Aamiin,"

"Klo debay nya cewek pasti cantik kyak mamahnya, klo cowok pasti ganteng kyak alm.papahnya, semoga mba @cindriwhy diberi kesehatan dan kemudahan di hari H kelahiran nanti, amiinn,"

Fokus Ngaji

 Vokalis Band Seventeen Reifan Fajarsyah, yang akrab disapa Ifan mengaku hingga kini masih merasakan trauma.

Trauma tersebut ia rasakan setelah kehilangan orang-orang yang disayangi, saat bencana tsunami Banten 22 Desember 2018 lalu.

Dikutip dari tayangan Silet yang diunggah di channel YouTube RCTI - INFOTAINMENT, kini Ifan sedang berusaha menyibukkan diri, dengan mengikuti banyak kajian-kajian dan memperdalam ilmu agama, Selasa (14/5/2019).

Ifan menceritakan kesibukannya yang kini lebih banyak mengikuti beragam kajian.

Dengan cara mengikuti kajian lah, Ifan mencoba bertahan dari trauma kehilangan tersebut.

"Aktivitasku sekarang memang kajian-kajian. Maksudnya aku masih struggling (berjuang-Red) dengan trauma gitu kan. Maksudnya bukan trauma, lebih kerasa kehilangan gitu," ucap Ifan.

Setelah lebih dari empat bulan pasca-kejadian, Ifan mengaku sudah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Namun, ia mengaku tetap masih sering merasa sedih, setiap teringat kejadian bencana tersebut.

"Cuma memang kalau ada moment-moment yang mengingatkan, sedih lah, sedih itu pasti. Makanya aku lebih pilih satu menyibukkan diri," jelas Ifan.

Mengikuti banyak kajian tidak hanya menjadi kesibukan untuk Ifan, namun kegiatan tersebut menjadi sarana untuk semakin dekat dengan Tuhan.

Ifan Seventeen mengaku lebih menyibukan diri pada kegiatan kajian-kajian untuk memperdalam ilmu agama. (Capture YouTube RCTI - INFOTAINMENT)

"Kedua memang lebih mendekatkan diri dengan Allah gitu, karena menurutku so far dari awal kejadian sampai sekarang, itu adalah obat yang paling terbaiklah apa pun masalah," ucap Ifan.

Vokalis band tersebut mengaku tidak ingin melupakan semua kejadian yang ia alami, termasuk juga bencana yang menimpanya.

"Lupa sih susah ya, pertama, memang aku enggak ingin lupain. Kedua memang enggak akan bisa lupa. Istilahnya apa ya, udah jadi hidupku. Setengah hidupku sudah hilang, ya hidupku," jelas Ifan.

Ifan sendiri mengaku bahwa kondisinya sekarang sudah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Ia sudah lebih kuat saat harus mengingat mendiang istri dan empat kawannya yang turut menjadi korban.

"Tapi memang secara perasaan aku udah jauh lebih baik lah, mengingat almarhumah istri. Belum lagi ada Mas Bani, Mas Andi, Mas Herman, Mas Oki, ini udah mulai agak membaiklah, secara dari hati sudah jauh lebih baik lah," ucap Ifan.

Tidak hanya sang istri yaitu Dylan Sahara yang menjadi korban.

Tapi ada 3 personel Band Seventeen dan seorang menegar yang juga menjadi koban bencana tsunami tersebut.

Tiga personel tersebut yaitu Bani, Herman, dan Andi, serta seorang manager Oki Wijaya.

Lihat video pada menit ke-4.15

Dylan Sahara Raih Ribuan Suara

Tsunami yang menerjang Banten beberapa waktu lalu telah membuat Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen kehilangan sang istri, Dylan Sahara.

Jenazah Dylan Sahara ditemukan dua hari pasca tsunami yang menewaskan ratusan orang.

Dylan Sahara Puteri sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pileg 2019.

Dylan ternyata masih dipilih pendukungnya di Pemilu 2019, meski telah meninggal dunia.

Almarhumah Dylan berasal dari daerah pemilihan (dapil) IX DPRD Jawa Timur dan mengumpulkan 6.019 suara.

Hasil rekapitulasi suara Pileg DPRD Jatim dapil IX yang dihimpun dari KPU Jawa Timur menyebut, caleg DPRD Jatim nomor urut 3 dari Partai Gerindra tersebut masih mendapatkan suara di lima daerah pemilihan.

Di Pacitan dengan 489 suara, Ponorogo dengan 1.757 suara, Trenggalek dengan 867 suara, Magetan dengan 1.299 suara, dan Ngawi dengan 1.607 suara.

Dengan perolehan suara tersebut, almarhumah Dylan dipastikan tidak lolos menjadi anggota DPRD Jatim.

Dari kuota 12 kursi yang disediakan di dapil IX, Partai Gerindra hanya mendapatkan satu kursi yang diisi HM Noer Soetjipto dengan perolehan 39.994 suara.

Dylan Sahara adalah salah satu korban meninggal dalam bencana Tsunami di Tanjung Lesung, Banten, 22 Desember 2018 lalu.

Saat kejadian tsunami, Dylan sedang mendampingi Ifan yang sedang manggung bersama grup bandnya di acara Gathering PLN.

Jasad Dylan ditemukan dua hari setelah dinyatakan hilang akibat bencana tsunami.

Menurut Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, berapa pun suara yang disumbang almarhumah Dylan Sahara di Pileg 2019, akan sangat berarti bagi perjuangan Partai Gerindra.

"6.019 suara itu cukup banyak dan sangat berarti bagi Partai Gerindra," kata Anwar, Minggu malam.

Bagi Partai Gerindra, Dylan Sahara adalah salah satu caleg yang disiapkan sebagai vote getter atau pendulang suara di dapil Jatim IX.

Doa Sang Suami

Ifan Seventeen telah ditinggal pergi untuk selamanya oleh sang istri, Dylan Sahara.

Bencana tsunami di Selat Sunda, Banten pada 22 Desember 2018 mengakibatkan Dylan menjadi salah satu korbannya.

Empat bulan berlalu sejak kepergian sang istri, Ifan nampak terlihat makin tegar.

Tentu saja ia masih mengingat sosok almarhumah istri yang begitu ia cintai di setiap kegiatan sehari-harinya.

Seperti pada Pemilu 2019 ini, Ifan yang juga menggunakan hak pilihnya itu mengenang sosok sang istri.

Diketahui almarhumah Dylan Sahara mencalon diri sebagai caleg DPRD Jatim, diusung Partai Gerindra.

Sedangkan sang suami, Ifan mendaftarkan diri sebagai Caleg DPR RI 2019 di Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I diusung PKB.

Ifan diketahui lahir di Pontianak, sehingga wajar jika ia mewakili daerah asalnya.

Sesaat sebelum mengunggah foto dirinya mencoblos, Ifan membagikan potret dan nama sang istri di sebuah surat suara.

Ifan berharap, istrinya yang telah tiada sudah menjadi seorang dewan di Surganya Allah.

Dylan Sahara sendiri dikenal sebagai sosok pintar di daerah asalnya, Ponorogo.

Sejak duduk di Sekolah Dasar, pemilik nama asli Dyllan Sahara Puteri itu disebut berprestasi oleh teman-temannya.

Dikutip dari berbagai sumber, di mata keluarganya, Dylan disebut sebagai sosok istimewa yang memiliki prinsip kuat.

Sang Ayah, Supriyanto menuturkan bahwa sang putri, Dylan,  terjun ke dunia politik sebenarnya karena terpaksa.

Di Dapil IX belum ada caleg dari wakil perempuan sehingga Dylan mengisi kekosongan itu.

"Sebenarnya Dylan itu tidak terlalu suka politik. Dia juga tidak memiliki referensi tokoh politik."

"Tapi karena kemarin di dapil sini kurang jadi Dylan ikut mencalonkan diri," terang dia kepada wartawan di rumah duka di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Selasa (25/12/2018).

Supriyanto yang juga anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini mengakui Dylan memiliki kemampuan public speaking yang cukup baik.

Ia pun yakin anak perempuan satu-satunya yang pernah menjadi Ketua Osis SMP Negeri 1 Ponorogo itu bakal berhasil dalam Pemilu 2019.

"Dia kalau disuruh bicara di depan berani, bagus dia. Dia memang sosok yang mandiri dan berprinsip," jelas Supriyanto lagi.

 
Namun harapan Supriyanto untuk melihat sang putri menjadi anggota Dewan harus kandas karena Dylan telah dipanggil Sang Maha Kuasa, pada usia 26 tahun.

Supriyanto pun mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anak perempuannya itu.

"Semoga Dylan khusnul khatimah dan diterima di sisi Allah," ucapnya kala itu. (*)

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Artikel ini telah tayang di TribuStyle.com, dengan judul Curhatan Haru Istri Mendiang Bani Seventeen, Bulan Depan Sang Bayi Akan Lahir 

BACA JUGA:

Elite Demokrat, PAN, dan PKS yang Menentang Sikap Prabowo Subianto Jelang 22 Mei

Bocah Pemulung yang Viral, Sekeluarga Pemulung, Tak Ada yang Sekolah, Ini Pengakukan Kakak Bocah Itu

FPI Pastikan Ikut Unjuk Rasa 20-22 Mei 2019, Sobri Lubis: Massa Tak Bisa Dihitung karena Sangat Cair

Dikurung dan Dianiaya Guru, Anak PAUD Trauma Lihat Shower dan ke Toilet,Guru Itu Kini Masuk DPO

Cara Merebus Bubur Kacang Hijau Agar Cepat Empuk, Menu Lezat untuk Buka Puasa

Like dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer