Kanal

TERPOPULER - Andai Jokowi-Maruf Dilantik jadi Presiden RI? Dijawab Rocky Gerung Pakai 3 Kata Ini

Rocky Gerung menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jaksel, Selasa (23/4/2019). Belum lama ini,Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia, menandasakan, Jokowi-Maruf belum bisa dikatakan sebagai pemenang Pilpres 2019. Rocky Gerung juga ditanya andai Jokowi-Maruf dilantik jadi presiden apa respon Rocky Gerung. - Vincentius Jyestha/Tribunnews.com

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa hari yang lalu Komisi Pemilihan Umum atau KPU telah umumkan pemenang Pilpres 2019.

Pasangan yang mendapat suara terbanyak ialah Jokowi-Maruf, berikutnya suara terbesar kedua pasangan Prabowo-Sandi.

Jadi pemenang Pilpres 2019 adalah Jokowi-Maruf. Tetapi hal ini untuk sementara bisa dikatakan pasangan Jokowi-Maruf belum bisa dikatakan sebagai pemenang Pilpres 2019.

Alasannya, lawan dari Jokowi-Maruf telah ajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahakamah Konstitusi.

Menurut Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia, menandasakan, pasangan Jokowi-Maruf belum bisa dikatakan sebagai jawara Pilpres 2019, sebab masih ada proses hukum yang sedang dijalani.

Hal ini terungkap saat Rocky Gerung menjadi pembicara di acara televisi swasta TV One dalam program E-Talks Show.

Acara program TV One ini berlangsung setiap hari Jumat Malam. Pas kebetulan narasumbernya adalah Rocky Gerung, siaran berlangsung pada Jumat (31/5/2019) malam.

Program E-Talks Show, dimoderatori Wahyu Muryadi. Kala itu kebetulan topik yang dibahas mengenai hasil Pilpres 2019 yang memunculkan nama Jokowi-Maruf sebagai juara Pilpres 2019.

Jelas saja program acaranya membincangkan tentang pendapat Rocky Gerung atas hasil Pilpres 2019 yang memenangkan calon nomor urut 1 Jokowi-Maruf Amin.

Dirinya si Rocky Gerung saat sesi tanya jawab dimintai komentar atas menangnya Jokowi-Maruf, dirinya menegaskan, saat ini masih proses di Mahakamah Konstitusi jadi belum ada yang bisa dikatakan sebagai pemenang Pilpres 2019 atau ada yang kalah di Pilpres 2019.

Bagi Rocky Gerung, legitimasi memang ada di rakyat secara sepenuhnya dan legalitas Pemilu ya berada di Mahakamah Konstitusi.

Rocky Gerung menilai, Mahkamah Konstitusi itu tak sekadar menakar berapa hitungan selisih perolehan suara di Pilpres 2019.

"Tapi lebih dari itu Mahkamah Konstitusi harus menjamin pemilu berlasung jujur dan adil. Inilah yang harus diperiksa mahkamah konstitusi," ujarnya.

Usai itu, pemandu acara pun bertanya kembali kepada Rocky Gerung terkait seperti apa jika nanti Jokowi-Maruf benar-benar dilantik sebagai presiden dan wakil presiden.

Si pembawa acara menantang Rocky Gerung untuk menjawab secara cepat tanpa harus menunggu jawaban yang lama sampai berpuluh menit apalagi sampai berhari-hari.

Waktu itu si pembawa acara bertanya kepada Rocky Gerung.

Bertanya mengenai reaksi Rocky Gerung saat nanti tahu dengan mata dan kepala sendiri, ternyata Jokowi-Maruf dilantik jadi pemimpin negara Indonesia.

Seandainya Jokowi-Maruf Amin dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden, seperti apa tanggapan Rocky Gerung.

"Apa yang bang Rocky lakukan jika Jokowi dan Marif dilantik jadi presiden?" ujar si pembawa cara yang bertanya kepada Rocky Gerung.

Tanpa berpikir panjang, Rocky Gerung pun langsung ladeni pertanyaan si pembawa acara, dengan jawaban yang membuat kala itu para penonton se-studio tertawa terpingkal-pingkal.

"Satu kaget, dua ngakak, tiga tidur," katanya.

Inilah cuplikan video acara yang dihadiri Rocky Gerung:

Kata Dungu Diperpanjang 5 Tahun

Penetapan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dan luar negeri untuk Pileg dan Pilpres 2019 dilakukan KPU, di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) pukul 01.46 WIB.

Setelah KPU Entah apa maksudnya, Rocky menyebut masa kadalurasa kata dungu diperpanjang 5 tahun.

Di luar dugaan cuitan pendek Rocky Gerung ini diretweet hingga lebih 3 ribu kali dan emdapat lebih dari 1.000 komentar.

Seperti diketahui Rocky sering menyindir pendukung 01 dengan kata 'dungu'.

Sebelumnya Rocky menyindir dengan cuitan: 'Dungu? Tetap'.

Seorang netizen kemudian menyindir Rocky dan memintanya bersabar menerima hasil Pilpres.

"‏ @Rocky pun merespunnya dengan jawaban menohok.

"

Rocky memang kerap terlibat perang kata-kata dengan warganet saat membahas politik.

Saat ini tengah ramai diperbincangkan soal pernyataan Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono yang siap meminjamkan anjing-anjing terlatih miliknya menghadapi aksi 22 Mei 2019.

Hal ini tentu menimbulkan pro-kontra.

Salah satu yang terpancing memberikan reaksinya adalah pengamat politik Rocky Gerung.

Walau tak langsung menyindir Hendropriyono, namun Rocky melihat pelibatan anjing dari sisi filsafat.

Rocky yang terkenal dengan satire-nya yang tajam itu justru membocorkan tentang arti simbol anjing dalam sebuah aksi.

Menurut ahli filsafat ini, Anjing justru adalah simbol makar.

Awalnya rocky mengunggah sebuah lagu berjudul 'Who Let The Dogs Out' yang dinyanyikan Baha Men.

"Itu lagu dapat grammy award, Ndro!," tulis Rocky.

Kemudian Rocky melanjutkan dengan menyebut anjing dalam sejarah filsafat.

"Anjing, dalam sejarah filsafat, 25 abad lalu, juga adalah simbol makar: protes terhadap kekuasaan yang korup. Itu ajaran filsafat Cynic,""Aliran Cynic, diajarkan oleh Diogenes: ia hidup di tempat sampah bersama anjing: protes terhadap ke tidakadilan dan kerakusan elite."

"Cynic, Canine, K-9 berarti anjing. Dari kata ini, berasal istilah sinis. Sinisisme adalah aliran filsafat makar: waspada terhadap arogansi kekuasaan," lanjutnya.

Rocky juga menyindir tentang posisi pemerintah yang mestinya tak mengonggong.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ini 3 Hal yang Bakal Dilakukan Rocky Gerung Jika Jokowi-Maruf Amin Dilantik Jadi Presiden

Frank Garcia Unggah Foto dan Video Vulgar Cinta Laura, Herdiana Keihl: Editan Karena Diputusin

30 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019, Cocok Kirim via WA, IG dan Facebook

PREDIKSI STARTING XI Tottenham vs Liverpool Jelang Kick Off, Final Liga Champions Live di RCTI

Hari Ini Mulai Jam 10.00 WIB Pengumuman Hasil UTBK Gelombang Dua, Cek Melalui Link Ini

Keluarga SBY Diserang Bertubi-tubi, Setelah Dituduh Pura-pura Sakit Kini Ibu Ani Dikabarkan Wafat

Penulis: Budi Susilo
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribun Timur

VIDEO 2 Bus Sinar Jaya dan Arimbi Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 7 Orang Meninggal Dunia

Berita Populer